BPJS Kesehatan Mojokerto Hadirkan Solusi REHAB dan Autodebit untuk Peserta JKN

by -13 Views
Wartawan: Rahmat
Editor: Herry W. Sulaksono
Penyajian materi dari narasumber BPJS Kesehatan.
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Mojokerto, seblang.com Sebagai penyelenggara Program JKN, BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto terus berupaya memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat sekaligus manfaat layanan kesehatan yang tepat dan sesuai. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat sinergi dengan rekan media melalui kegiatan Pemberian Informasi dan Peningkatan Pemahaman terkait Program JKN yang digelar di Restoran XOW Mojokerto, Jumat (16/04).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Titus Sri Hardianto, menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung keberlangsungan Program JKN, khususnya dalam menyampaikan informasi yang benar dan terpercaya kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman agar informasi yang diterima dan disebarluaskan oleh media selaras dengan data serta ketentuan yang berlaku. Media memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara BPJS Kesehatan dan masyarakat.

BPJS Kesehatan dan media memiliki peran penting sebagai mitra dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan informasi terbaru mengenai Program JKN dapat dipahami dengan baik dan disampaikan secara tepat, agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan seragam,” ungkap Titus.

Titus juga menyampaikan bahwa saat ini cakupan kepesertaan Program JKN di Kota dan Kabupaten Mojokerto telah mencapai Universal Health Coverage (UHC). Capaian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh masyarakat di kedua wilayah tersebut telah terlindungi jaminan kesehatan, sehingga akses layanan kesehatan menjadi lebih mudah, merata, dan berkelanjutan.

Berbagai kemudahan telah disediakan BPJS Kesehatan untuk membantu peserta menjaga keaktifan kepesertaan JKN, di antaranya melalui autodebit via Mobile JKN maupun kanal pembayaran perbankan yang dinilai efektif untuk mempermudah pembayaran iuran secara otomatis setiap bulan. Selain itu, tersedia Program REHAB bagi peserta yang memiliki tunggakan iuran, sehingga dapat melunasi kewajiban secara bertahap atau dicicil sesuai kemampuan, serta mengaktifkan kembali status kepesertaan setelah cicilan selesai.

“Kami mengupayakan berbagai kemudahan bagi peserta agar kepesertaan JKN tetap aktif. Bagi peserta yang rutin membayar iuran, kami mendorong penggunaan autodebit agar pembayaran dilakukan otomatis setiap bulan. Sementara itu, bagi peserta yang memiliki tunggakan, dapat memanfaatkan Program REHAB untuk mencicil pembayaran sesuai kemampuan. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir terlambat membayar dan perlindungan kesehatan tetap terjamin,” ujar Titus.

Salah satu peserta, Sholahudin, menilai kegiatan ini sangat bermanfaat karena mampu memberikan penjelasan atas sejumlah informasi yang selama ini beredar simpang siur di tengah masyarakat.

Menurutnya, penyampaian informasi secara langsung dari pihak BPJS Kesehatan kepada insan media seperti yang dilakukan ini turut menambah pemahaman media mengenai Program JKN, sehingga informasi yang diteruskan kepada masyarakat dapat lebih akurat dan tepat.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini karena banyak informasi yang sebelumnya kurang tepat kini menjadi lebih jelas, seperti anggapan tentang pembatasan rawat inap hanya tiga hari atau layanan JKN yang tidak bisa digunakan di luar domisili, yang ternyata tidak benar. Sebagai peserta JKN, kami juga semakin terdorong memanfaatkan layanan digital yang telah disediakan BPJS Kesehatan karena sangat memudahkan. Ke depan, kami sebagai rekan media tentu akan terus mendukung Program JKN agar manfaatnya semakin dirasakan luas oleh masyarakat,” ujarnya. (adv/rh)

iklan warung gazebo