Mojokerto, seblang.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Mojokerto, Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet resmi mensosialisasikan sekolah gratis untuk jenjang MTs/SMP. Sosialisasi ini digelar di Aula Serbaguna KH Abdul Chalim dan dihadiri Kepala Sekolah dan para wali kelas 6 MI, SD se-Kecamatan Pacet dan Trawas, serta perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.
Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Prof. Dr. KH. Asep Saifudin Chalim, MA, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan adalah hak mutlak setiap warga dan tidak boleh terhalang oleh masalah ekonomi. Ia menegaskan cita-cita yang sudah dicanangkan sejak awal berdirinya lembaga ini: memastikan anak-anak di wilayah ini dapat menempuh pendidikan hingga jenjang sarjana.
“Dulu kita bertekad dan bersorak gembira atas kemerdekaan. Namun hari ini kita kembali dijajah, salah satunya oleh kekuatan asing yang bereksploitasi, atau bahkan dikuasai oleh oligarki yang menguasai sekitar 70 persen kekuatan negara. Di Mojokerto saja, masalah galian C tak kunjung selesai, ditutup kemarin dibuka lagi hari ini, seakan tak ada rasa takut. Ini bukti bahwa kita masih lemah karena pendidikan dan SDM belum sepenuhnya kuat,” tegas Prof. Asep di hadapan para hadirin.
Menurutnya, kehadiran sekolah gratis ini adalah langkah nyata agar “tidak ada lagi warga Mojokerto yang tidak bersekolah, dan tidak ada yang kesulitan akses kesehatan.” Sekolah yang dibuka ini menjamin kualitas setara dengan standar pendidikan Amanatul Ummah, yang terbukti mencetak ribuan lulusan berprestasi. Sebagai bukti kualitas pendidikan, tercatat 205 lulusan Amanatul Ummah tahun ini telah diterima di berbagai perguruan tinggi terkemuka di seluruh Indonesia.
“Lulusan kami pintar bukan karena kebetulan, tapi karena kualitas guru dan sistem pendidikannya. Mojokerto harus menjadi percontohan pendidikan di Indonesia. Sekolah gratis ini hadir agar mimpi semua anak menjadi sarjana bisa terwujud tanpa terhalang biaya,” tambahnya.
Pihaknya juga berkomitmen mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilainya memiliki tujuan sangat mulia demi tumbuh kembang anak bangsa.










