Banyuwangi, seblang,com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi membuka ruang dialog langsung antara masyarakat dan pemerintah melalui program Gesah Bareng Ambi Bupati. Forum ini menjadi salah satu cara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mendengar persoalan warga dari dekat sekaligus memperoleh masukan untuk perbaikan pelayanan.
Program tersebut digelar secara berkala setiap dua pekan. Warga dapat menyampaikan persoalan yang dihadapi secara langsung kepada Bupati Ipuk, tanpa harus melalui prosedur yang panjang.
Menurut Ipuk, dialog langsung diperlukan agar pemerintah memperoleh gambaran mengenai kebutuhan masyarakat dari lapangan. Persoalan yang disampaikan warga tidak hanya dicatat sebagai aspirasi, tetapi dibahas untuk menentukan langkah tindak lanjut.
“Lewat Gesah Bareng Ambi Bupati, kami ingin warga bisa menyampaikan langsung apa yang menjadi persoalannya. Jadi tidak hanya mendengar dari laporan, tetapi kami bisa berdiskusi langsung dan mencari jalan keluarnya bersama,” ujar Ipuk.
Ia mengatakan, masukan masyarakat juga menjadi bahan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan. Setiap persoalan akan dipetakan dan dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.
“Jadi tidak hanya menampung persoalan warga, namun forum ini juga sarana bagi kami untuk mendapatkan masukan dari warga agar kebijakan kami lebih pas dengan kebutuhan warga,” kata Ipuk.
Menurut dia, proses tindak lanjut juga perlu diketahui masyarakat. Dengan demikian, warga tidak hanya memperoleh jawaban atas persoalan yang disampaikan, tetapi juga mengetahui pihak yang bertanggung jawab serta tahapan penyelesaiannya.
“Harapannya, warga pulang dari forum ini tidak hanya membawa jawaban, tetapi juga kepastian siapa yang akan menindaklanjuti dan bagaimana prosesnya. Pemerintah juga mendapatkan masukan langsung untuk memperbaiki pelayanan,” imbuhnya.










