Wagub Emil Dardak: Urai Antrean Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, Pemprov Jatim Koordinasikan Solusi Kebijakan KSOP

by -6 Views
Wartawan: Adi Prayitno/Siti Sudarnini
Editor: Herry W. Sulaksono
Wagub Dr.Emil Elestianto Dardak didampingi Kadishub Jatim Dr.Ir.Nyono,S.T.MT usai Sidang Paripurna DPRD Jatim
aston banyuwangi

Surabaya, seblang.com –  Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Insiden blokade oleh para sopir truk yang sempat berlangsung lebih dari enam jam pada Sabtu malam menjadi salah satu pemicu terjadinya penumpukan kendaraan.

Para sopir truk menyampaikan keresahan terhadap kebijakan baru Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kementerian Perhubungan mengenai pembatasan jumlah dan kuota truk yang dapat dimuat ke kapal. Kebijakan tersebut diterapkan KSOP untuk menjaga keselamatan pelayaran dan mencegah terjadinya kecelakaan kapal.

“Akar masalahnya adalah keresahan para sopir truk atas kebijakan pembatasan dari KSOP, sementara KSOP juga terikat aturan teknis untuk menjaga keselamatan pelayaran. Namun, titik temu dan solusinya sudah dicapai sejak Sabtu pukul 20.00 WIB,” tutur Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Senin (28/9/2026).

Upaya Penguraian Antrean dan Solusi Operasional

Meskipun blokade telah dibuka sejak Sabtu malam, dampak kemacetan dan ekor antrean masih terasa hingga saat ini. Penumpukan kendaraan salah satunya terjadi akibat sejumlah pengguna jalan yang menyerobot jalur dan melawan arah sehingga memperumit arus lalu lintas di lapangan.

Pihak kepolisian bersama instansi terkait terus bekerja di lapangan untuk mengurai kemacetan dan memperlancar arus kendaraan.

Sebagai langkah konkret, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, sejumlah strategi dan kesepakatan operasional telah disiapkan.

  1. Fokus Dermaga LCM untuk Truk Besar

    iklan warung gazebo