Macet Berulang Bikin Warga Sekitar Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Geruduk ASDP

by -10 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Warga sekitar Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Demo ASDP Indonesia Ferry
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com – Sabar warga Ketapang akhirnya habis. Kemacetan yang berulang di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, membuat warga Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, mendatangi kantor ASDP Ketapang, Senin (28/9/2026).

Bukan sekadar mengeluh. Warga datang membawa tuntutan.

Antrean kendaraan yang mengular bahkan pernah mencapai sekitar 17 kilometer. Dampaknya dirasakan langsung warga yang tinggal di sekitar kawasan pelabuhan. Aktivitas terganggu. Perputaran ekonomi ikut tersendat.

“Macet ini membuat ekonomi warga macet,” kata Buang, salah seorang warga.

Bagi warga, persoalannya bukan hanya kendaraan yang tidak bergerak. Kehidupan sehari-hari ikut terseret dalam antrean panjang itu.

Agus, warga lainnya, mengatakan masyarakat selama ini lebih banyak memilih diam setiap kali kemacetan terjadi.

Namun, diam ternyata tidak menyelesaikan masalah. “Kami selama ini diam seribu kata tiap ada kemacetan, tapi kali ini kami tidak diam,” ujarnya.

Kemacetan juga berdampak kepada anak-anak sekolah. Mereka disebut harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh agar bisa sampai ke sekolah. Tak jarang, waktu tempuh menjadi lebih panjang hingga menyebabkan keterlambatan.

Warga pun memberi batas waktu. Mereka meminta persoalan kemacetan di jalur Ketapang bisa diurai dalam waktu tiga hari.

Jika tidak, warga mengancam akan mengambil langkah lebih keras dengan memblokir dan melumpuhkan aktivitas pelabuhan.

ASDP Minta Warga Ikut Bantu

Aksi warga tersebut kemudian ditemui General Manager ASDP Ketapang, Media Syahrianto.

Media menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat kemacetan.

Ia memastikan ASDP tidak tinggal diam menghadapi persoalan tersebut. Bersama para pemangku kepentingan, ASDP terus mencari cara agar antrean kendaraan bisa segera terurai.

Bukan hanya untuk mengatasi kemacetan yang terjadi saat ini, tetapi juga mencari solusi agar persoalan serupa tidak terus berulang.

“Kami juga meminta tolong, ayo masyarakat juga bantu kami agar kemacetan ini segera selesai,” ujar Media.

iklan warung gazebo