Wamenkes Kenalkan Home Care Jember ke Daerah Lain, Blueprint Gus Fawait Dipaparkan di Kemenkes RI

by -10 Views
Wartawan: Nur Imatus Safitri
foto : Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benyamin Paulus Octavianus Saat Rapat Koordinasi Kaitan Program Homecare di Jakarta.
aston banyuwangi

Jember, seblang.com – Program Home Care yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Jember mulai diperkenalkan ke sejumlah daerah oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benyamin Paulus Octavianus.

Benyamin menyampaikan pengalaman Jember tersebut dalam kunjungannya ke sejumlah daerah, termasuk Jawa Barat.

Hal itu disampaikan saat menerima Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) serta sejumlah direktur rumah sakit daerah Jember di Kementerian Kesehatan, Jumat (25/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Fawait memaparkan blueprint atau rancangan pengembangan Home Care Jember kepada Kementerian Kesehatan.

Paparan itu mencakup pola pelayanan kesehatan langsung ke rumah warga hingga integrasi dengan Sistem Informasi Kesehatan (SIMKES) Kabupaten Jember.

“Saya sudah sampaikan di berbagai daerah. Saya di Jawa Barat saya jelaskan apa yang dikerjakan di Jember dan semua terkaget-kaget,” ujar Benyamin saat membuka pertemuan di Jakarta.

Benyamin menjelaskan, model Home Care Jember menarik untuk dikenalkan kepada daerah lain karena pelayanan kesehatan tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan.

Sebaliknya, tenaga kesehatan mendatangi langsung warga yang membutuhkan, terutama kelompok yang memiliki keterbatasan untuk mengakses layanan kesehatan.

Program Home Care Jember sendiri diluncurkan pada Juli 2026 dan menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, seperti warga miskin ekstrem, lansia sebatang kara, penyandang disabilitas, ibu hamil berisiko tinggi, pasien penyakit kronis hingga balita stunting.

Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan mendatangi rumah warga untuk melakukan pemeriksaan dan pemantauan sesuai kebutuhan. Perkembangan program juga menunjukkan kunjungan dilakukan bersama unsur kewilayahan untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus kebutuhan lain yang ditemukan di lapangan.

Meski model tersebut mulai dikenalkan kepada daerah lain, Benyamin menegaskan pelaksanaan Home Care di Jember tetap perlu dievaluasi setelah berjalan beberapa waktu. Evaluasi diperlukan untuk melihat perkembangan dan pelaksanaan program di lapangan.

iklan warung gazebo