“Nah, 24 orang ini adalah sisa pasien yang pada Mei lalu terpaksa ditunda karena faktor kesehatan. Setelah kami lakukan skring ulang, sekarang kondisi kesehatannya memungkinkan bisa menerima vaksin. Jadi, saat ini total 60 pasien di panti sudah tervaksin,” terang dr. Nira.
Dalam pelaksanaan vaksinasi, Nira mengaku melakukan cara khusus bagi pasien ODGJ. Sebelum dilakukan skrining dan vaksinasi, warga panti diajak melakukan gerakan senam ringan sehingga rileks dan tidak gelisah.
“Kami juga melibatkan psikolog yang biasa mendampingi mereka selama ini, sehingga proses pelaksanaannya menjadi lancar,” jelasnya.
“Selain 60 warga di panti, kami juga telah memvaksin delapan warga ODGJ lain yang bukan penghuni panti di wilayah Puskesmas Licin,” pungkas Nira. (humas)










