Banyuwangi, seblang.com -Sebuah rumah di Dusun Kebunrejo, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, ludes terbakar pada Minggu (21/6/2026) dini hari. Kebakaran yang menghanguskan rumah beserta isinya itu diduga berawal dari baterai lithium motor listrik yang mengalami korsleting di area garasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Ir. Edy Supriyono, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 03.30 WIB saat sebagian penghuni rumah tidak berada di lokasi.
Pemilik rumah, H. Luqman Fathoni (58), diketahui sedang mendampingi istrinya yang sakit di rumah mertua bersama seorang anaknya. Sementara itu, putranya, M. Fardany Kawakibi (28), berada seorang diri di rumah.
“Menurut keterangan saksi, saat kejadian ia sedang tidur. Kemudian terbangun karena mendengar suara percikan api dan keramaian warga di depan rumah,” ujar Edy.
Ketika dilakukan pengecekan, api diketahui sudah membakar area garasi. Fardany bersama warga sekitar sempat berusaha melakukan pemadaman menggunakan selang air. Namun kobaran api terus membesar dan sulit dikendalikan.
Karena api semakin membesar, Fardany kemudian menghubungi Call Center Damkarmat Banyuwangi untuk meminta bantuan.
Petugas menerima laporan sekitar pukul 03.56 WIB dan langsung mengerahkan personel menuju lokasi yang berjarak sekitar 31 kilometer dari markas pemadam.
Empat unit mobil pemadam diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penyemprotan di sejumlah titik yang sudah dilalap api, mulai area garasi, ruang tengah, dapur hingga bagian atap rumah.
Berdasarkan hasil investigasi awal, titik api diduga berasal dari baterai lithium motor listrik yang mengalami arus pendek dan memicu fenomena thermal runaway, yakni pelepasan panas berantai yang menyebabkan api cepat membesar.
“Dugaan sementara sumber api berasal dari baterai lithium motor listrik yang berada di garasi. Api kemudian menyambar tiga sepeda motor berbahan bakar minyak yang berada di dekatnya sebelum merembet ke bangunan rumah,” kata Edy.
Petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 05.51 WIB. Setelah itu dilakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 400 juta. Selain bangunan rumah, tiga sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM), satu unit motor listrik, perabot rumah tangga, hingga dokumen-dokumen penting milik keluarga turut hangus terbakar,” pungkasnya.










