Gus Barra Genjot Reformasi ASN, Manajemen Talenta Mojokerto Dibawa ke BKN

by -28 Views
Wartawan: Harianto/Teguh
Editor: Herry W. Sulaksono
Gus Barra saat memaparkan Manajemen Talenta ASN Kabupaten Mojokerto ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Mojokerto, seblang.com – Membenahi birokrasi menjadi salah satu pekerjaan rumah yang kini dikebut Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa yang akrab disapa Gus Barra. Sasarannya jelas, menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, profesional, dan tepat sasaran melalui aparatur sipil negara (ASN) yang berkualitas.

Langkah itu menjadi bagian dari pelaksanaan Misi Pertama Catur Abhipraya Mubarok yang menitikberatkan pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat melalui tata kelola pemerintahan yang baik. Salah satu instrumen yang dipilih adalah mempercepat penerapan Manajemen Talenta ASN berbasis Sistem Merit.

Keseriusan itu dibuktikan dengan membawa implementasi Manajemen Talenta ASN Kabupaten Mojokerto ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI. Dalam agenda Expose Manajemen Talenta ASN di Kantor BKN Pusat, Jakarta, Rabu (24/6/2026), Pemkab Mojokerto memaparkan berbagai langkah yang telah dijalankan sekaligus meminta evaluasi agar implementasinya sesuai dengan standar nasional.

Kepala BKN RI Zudan Arif Fakrulloh memimpin langsung jalannya expose. Turut hadir Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN, Direktur Arsip Kepegawaian ASN, serta Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya. Dari Pemkab Mojokerto hadir Gus Barra, Sekretaris Daerah, Tim Komite Talenta, dan sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Di hadapan jajaran BKN, Tim Komite Talenta Kabupaten Mojokerto memaparkan perkembangan penerapan manajemen talenta. Mulai pemetaan kompetensi ASN, penguatan basis data talenta daerah, hingga penyusunan rencana suksesi jabatan yang diselaraskan dengan kebutuhan organisasi dan arah pembangunan Kabupaten Mojokerto.

Paparan tersebut menjadi bagian dari evaluasi dan supervisi BKN RI terhadap pelaksanaan Sistem Merit. Berbagai rekomendasi yang diberikan akan menjadi acuan bagi Pemkab Mojokerto dalam memperkuat pengelolaan ASN.

Menurut Gus Barra, birokrasi yang baik harus ditopang aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan beradaptasi. Karena itu, penguatan manajemen talenta tidak boleh berhenti pada pemenuhan administrasi kepegawaian.

“Melalui manajemen talenta yang tertata dengan baik, diharapkan akan melahirkan ASN-ASN yang kompeten, berintegritas, dan memiliki etos kerja tinggi. Kami berharap mendapatkan evaluasi dan masukan konstruktif dari BKN Pusat agar penerapan di Kabupaten Mojokerto benar-benar selaras dengan standar nasional,” ujarnya.

Ia menilai kualitas pelayanan publik akan mengikuti kualitas aparatur yang menjalankannya. Semakin baik sistem pengelolaan ASN, semakin besar peluang pemerintah menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel.

“Mari kita jadikan momentum expose ini sebagai batu loncatan untuk membawa ASN Kabupaten Mojokerto menjadi ASN yang profesional, lincah (agile), dan berdaya saing,” tegas Gus Barra. (adv)

iklan warung gazebo