Perjalanan 56 Biksu Thudong ke Borobudur Tiba di Banyuwangi, Disambut Barongsai hingga Ritual Cuci Kaki

by -8 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

“Di Banyuwangi, masjid, gereja, pura, vihara, dan kelenteng hidup berdampingan. Masyarakatnya guyub dan saling membantu. Keberagaman bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk saling menguatkan,” katanya.

Perjalanan Thudong menuju Borobudur dijadwalkan berlangsung sekitar tiga pekan. Para biksu akan mengikuti rangkaian perayaan Hari Raya Waisak pada 31 Mei 2026 mendatang.

Total perjalanan menuju Borobudur mencapai sekitar 666 kilometer.

Ketua Panitia Kelenteng Tik Liong Tian, Siswanto, mengatakan selama perjalanan para biksu akan singgah di sejumlah vihara dan tempat ibadah yang telah disiapkan panitia di berbagai daerah.

Usai dari Rogojampi, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Vihara Jaya Manggala di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran.

“Di lokasi tersebut mereka akan beristirahat dan menginap sebelum melanjutkan perjalanan ke Pasuruan dan daerah lainnya yang dilewati,” ujarnya.

Salah satu biksu asal Indonesia, Bhante Jinavaro, mengaku bersyukur bisa mengikuti perjalanan spiritual menuju Borobudur.

Meski harus menghadapi cuaca panas dan perjalanan panjang, ia tetap bersemangat menyelesaikan ritual tersebut.

“Perjalanannya sangat bagus, walaupun banyak rintangan dan hambatan. Cuaca di Bali luar biasa panas dibandingkan di Pulau Jawa. Tapi kami tetap harus punya semangat supaya bisa sampai di Borobudur,” ujarnya. (*)

iklan warung gazebo