PU Bina Marga melakukan pembangunan dinding penahan dengan konstruksi yang diperkuat untuk memastikan keamanan jangka panjang.
Penanganan yang dilakukan meliputi: dinding penahan pasangan batu dengan strouss dan frame, dinding penahan beton bertulang fc’ 25 MPa, volume: panjang 17 meter, tinggi 2,7–3 meter.
“Konstruksi kami rancang untuk benar-benar menahan potensi longsor. Ini penting karena jalan poros desa adalah jalur penghubung utama antar wilayah,” kata Kepala Dinas PU.
Pembangunan dinding penahan ini memberikan dampak signifikan bagi warga Bantur dan sekitarnya, terutama dalam hal konektivitas.
Menurut Dinas PU Bina Marga, manfaat utama pembangunan ini adalah: mengamankan struktur jalan poros desa dari ancaman longsor, meningkatkan mobilisasi antar desa, khususnya antara Bantur, Sumberkerto, Pringgondani, Gedangan, dan Wonogiri, mendorong kegiatan perekonomian karena akses distribusi barang menjadi lebih lancar dan menguatkan konektivitas dengan jaringan jalan K1, yang menjadi jalur penting pergerakan masyarakat dan logistik.
“Dengan penanganan ini, kami berharap mobilitas warga semakin lancar dan aktivitas ekonomi di desa-desa sekitar dapat terus tumbuh,” tegas Kepala Dinas PU Bina Marga. (adv)











