Perumda Tirta Kanjuruhan Libatkan Peran Perempuan dalam Jelajah Sumber Air

by -4 Views
Wartawan: Ahmad Suseno
Editor: Herry W. Sulaksono
Salah satu sumber mata air yang melibatkan dalam jelajah Sumber Air
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Malang, seblang.com – Komitmen terhadap pengelolaan air yang inklusif dan berkelanjutan ditegaskan Perumda Tirta Kanjuruhan melalui kegiatan jelajah sumber air di kawasan Sumber Pitu, Kabupaten Malang, dalam rangka peringatan Hari Air Sedunia 2026. Tidak sekadar seremoni, kegiatan ini menempatkan perempuan sebagai aktor penting dalam menjaga keberlangsungan sumber daya air.

Mengusung tema “Water and Gender: Where Water Flows, Equality Grows”, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata pendekatan baru yang menggabungkan aspek lingkungan dan kesetaraan gender.

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi, menegaskan bahwa keterlibatan perempuan menjadi kunci dalam menciptakan kebijakan air yang lebih responsif dan berkelanjutan.

“Perempuan memiliki peran strategis dalam pengelolaan air di tingkat rumah tangga. Ketika mereka dilibatkan secara aktif, maka kebijakan yang dihasilkan akan lebih inklusif, empatik, dan berorientasi jangka panjang,” tegas Syamsul, Kamis (30/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, peserta melakukan pemantauan langsung terhadap sejumlah titik mata air yang menjadi tulang punggung layanan distribusi air di wilayah timur Kabupaten Malang. Monitoring dilakukan untuk memastikan kestabilan debit air sekaligus mengantisipasi potensi gangguan pasokan bagi masyarakat.

Tidak hanya fokus pada aspek teknis, kegiatan ini juga dirancang sebagai sarana edukasi lingkungan. Peserta melakukan penanaman pohon di sekitar kawasan sumber air sebagai langkah konservasi, serta mengedukasi masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dari ancaman sampah dan limbah yang berpotensi mencemari sumber air.

Peran perempuan terlihat dominan sejak tahap awal hingga evaluasi. Mereka terlibat dalam identifikasi kondisi sumber air, pengamatan lingkungan, hingga penilaian dampak terhadap kawasan tangkapan air. Pendekatan ini dinilai mampu menghadirkan perspektif sosial yang selama ini sering terabaikan dalam pengelolaan sumber daya air.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang penguatan sinergi antarunit pelayanan Perumda Tirta Kanjuruhan, meliputi wilayah Tumpang, Pakis, Jabung, Sawojajar, dan Poncokusumo. Koordinasi ini penting untuk menjaga kualitas layanan serta menjamin distribusi air bersih tetap optimal bagi pelanggan.

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, Perumda Tirta Kanjuruhan turut menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat sekitar sumber air. Langkah ini sekaligus mempertegas kehadiran perusahaan tidak hanya sebagai penyedia layanan, tetapi juga mitra sosial bagi warga.

Tak berhenti di situ, program subsidi air juga diluncurkan dengan memberikan keringanan pemakaian hingga 10 meter kubik bagi pelanggan kategori lanjut usia dan penyandang disabilitas. Kebijakan ini menjadi bentuk nyata keberpihakan terhadap kelompok rentan.

“Air adalah hak dasar seluruh masyarakat. Kami berkomitmen memastikan akses yang adil, termasuk bagi lansia dan penyandang disabilitas melalui program subsidi ini,” pungkas Syamsul./////////////

iklan warung gazebo