Sosok Bidan RSUD Besuki Situbondo yang Tewas di Selokan Dikenal Baik, Direktur RSUD Besuki Merasa Kehilangan

by -21 Views
Wartawan: Kadari
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Situbondo, seblang.com – Kabar duka sekaligus mengejutkan datang dari dunia kesehatan di Kabupaten Situbondo. Jenazah seorang perempuan yang ditemukan meninggal dunia secara tragis di selokan tepi jalan di wilayah Kecamatan Banyuglugur akhirnya teridentifikasi. Korban merupakan salah satu tenaga medis honorer yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besuki.

Korban diketahui bernama Murtafia Rafika Devi Februana (34), seorang bidan yang sehari-hari mengabdikan diri di RSUD Besuki.

Direktur RSUD Besuki, dr. Imam Hariyono, membenarkan bahwa korban yang ditemukan dalam kondisi tidak wajar tersebut merupakan salah satu karyawannya. Rasa syok dan tidak percaya menyelimuti pihak manajemen maupun rekan sejawat korban, mengingat sehari sebelum kejadian ia masih menjalankan tugas seperti biasa.

“Betul, Mas. Saya juga sangat kaget mendengar salah satu petugas medis RSUD Besuki meninggal dunia secara tidak wajar. Saat itu juga saya langsung ikut mengawal jenazah korban saat dibawa ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo,” ujar dr. Imam saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026).

Menurut dr. Imam, tidak ada gelagat aneh yang ditunjukkan korban sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi. Bahkan, sehari sebelumnya korban masih terlihat mengikuti aktivitas rutin di tempat kerjanya.

Kepergian Murtafia yang begitu mendadak meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar RSUD Besuki. Di mata pimpinan dan rekan-rekannya, almarhumah dikenal sebagai sosok yang ramah, baik, dan humoris.

“Saya masih belum mengetahui motif pasti dari kejadian tersebut. Namun yang jelas, almarhumah adalah pribadi yang sangat baik dan humoris. Saya tidak menyangka beliau pergi secepat ini,” kenang dr. Imam dengan nada sedih.

Pihak manajemen RSUD Besuki juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas tragedi yang menimpa salah satu tenaga kesehatan mereka.

Hari ini kami menyambangi rumah duka. Atas meninggalnya petugas medis kami, saya pribadi dan seluruh keluarga besar RSUD Besuki turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” pungkasnya.

Hingga saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti serta motif di balik kematian tragis sang bidan.///////

iklan warung gazebo