Situbondo, seblang.com – Di tengah padatnya aktivitas pemerintahan, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau yang akrab disapa Mas Rio, terus konsisten membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat.
Melalui siaran langsung (live) di akun TikTok resminya, Mas Rio tidak hanya berbagi informasi seputar perkembangan Situbondo, tetapi juga menampung berbagai keluhan, persoalan, hingga aspirasi masyarakat secara langsung.
Langkah inovatif ini diambil untuk mendengar langsung suara warga tanpa sekat birokrasi yang kaku. Menariknya, interaksi tersebut tidak berhenti di media sosial. Mas Rio kerap menindaklanjuti aduan masyarakat dengan langkah nyata di lapangan.
Berdasarkan pengamatan, program live TikTok ini memberikan dampak positif yang signifikan. Selain membangun kedekatan antara pemimpin dan masyarakat, ruang digital tersebut juga menjadi wadah pelayanan publik yang interaktif dan solutif.
Salah satu bukti nyata efektivitas program ini dirasakan oleh Sutrisno, seorang pemuda asal Kecamatan Bungatan. Saat berkesempatan melakukan siaran langsung bersama Mas Rio, ia menyampaikan keinginannya untuk memulai usaha peternakan ayam petelur.
Namun, Sutrisno mengaku kesulitan mencari bibit ayam petelur yang berkualitas dan memiliki bobot yang baik. Ia khawatir usaha yang baru dirintisnya tidak akan berkembang optimal tanpa dukungan bibit yang tepat. Keluhan tersebut langsung mendapat respons positif dari Mas Rio yang kemudian mengarahkannya untuk berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat.
Aspirasi yang disampaikan melalui ruang digital tersebut pun mendapat tindak lanjut cepat. Camat Bungatan, Yogi Krispian Sah, segera bergerak memfasilitasi kebutuhan warganya setelah menerima arahan dari Bupati Situbondo. Pihak kecamatan kemudian menghubungkan Sutrisno dengan penyedia bibit ayam petelur yang berkualitas.
“Saat Sutrisno live bersama Mas Bupati, beliau langsung diarahkan ke Kecamatan Bungatan karena yang bersangkutan merupakan warga kami. Kami segera merespons dan memfasilitasi kebutuhannya,” ujar Yogi, Jumat (12/6/2026).
Pihak kecamatan telah menjembatani komunikasi hingga proses pemesanan bibit ayam petelur berhasil dilakukan. Jika tidak ada kendala, puluhan ekor ayam pesanan Sutrisno akan tiba dalam waktu dekat.
“Kami sudah berkomunikasi dan membantu prosesnya. Informasi terakhir, 20 ekor ayam petelur yang dipesan akan datang pada hari Minggu sesuai pesanan. Langkah ini merupakan bagian dari pelayanan responsif kepada masyarakat, khususnya warga Kecamatan Bungatan, sejalan dengan arahan dan visi Mas Bupati Situbondo,” pungkas Yogi.
Melalui sinergi yang cepat antara bupati dan pemerintah kecamatan, pemuda asal Bungatan tersebut kini siap mengawali usahanya sebagai peternak ayam petelur dengan optimisme baru. Ekosistem pelayanan publik yang responsif seperti inilah yang diharapkan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat Situbondo secara berkelanjutan.///////











