Tulungagung, seblang.com – Jalur protokol di wilayah perkotaan Tulungagung mulai dinilai rawan terhadap aksi kejahatan jalanan pada dini hari. Hal itu dialami Sunari (53), pedagang sayur asal Dusun Siwalan, Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, yang menjadi korban penjambretan di kawasan Kelurahan Kutoanyar, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut kini ditangani Polsek Tulungagung Kota berdasarkan laporan polisi nomor STTLPM/37/V/2026/SPKT.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 dari arah Gondang menuju Pasar Ngemplak untuk kulakan sayur-mayur.
Namun, ketika melintas di Jalan Ir. Soekarno-Hatta Nomor 9, tepatnya di depan Toko Depo Hero Super Market Bahan Bangunan, korban didatangi dua pria tak dikenal yang berboncengan sepeda motor. Pelaku kemudian menarik tas selempang milik korban secara paksa.
“Kondisi jalan masih sepi. Setelah tas ditarik, saya sempat mengejar pelaku dari depan Depo Hero sampai Simpang Empat Gleduk. Namun, motor mereka melaju sangat kencang sehingga hilang jejak di sekitar perempatan,” ujar Sunari, Sabtu (16/5/2026).
Akibat kejadian itu, korban kehilangan uang tunai sebesar Rp3,2 juta yang digunakan sebagai modal belanja sayur. Selain itu, satu unit telepon genggam merek Realme turut dibawa kabur pelaku.
Sejumlah dokumen penting milik korban juga hilang, di antaranya KTP, SIM A, SIM C, serta STNK sepeda motor Honda Supra X 125 bernomor polisi AG 6572 RFQ.
Usai menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Tulungagung Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan awal. Polisi juga mengumpulkan bukti digital dengan menyisir rekaman CCTV di sepanjang Jalan Ir. Soekarno-Hatta hingga kawasan Simpang Empat Gleduk yang diduga menjadi jalur pelarian pelaku.
Masyarakat, khususnya pedagang yang beraktivitas pada dini hari, diimbau lebih waspada saat melintas di jalur sepi. Warga juga disarankan tidak membawa barang berharga secara mencolok dan bepergian secara berkelompok guna mengurangi risiko menjadi sasaran tindak kriminal jalanan./////////










