30 Karateka Mojokerto Siap Berlaga di Kejuaraan Karate Internasional DIY Open 2

by -6 Views
Wartawan: Rahmat
Editor: Herry W Sulaksono
Para atlet karate Kabupaten Mojokerto saat menjalani latihan di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Mojokerto.
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Mojokerto, seblang.com – Sebanyak 30 karateka Kabupaten Mojokerto siap berlaga dalam ajang DIY Open 2 Karate International Championship yang akan digelar di Yogyakarta pada 20–21 Juni 2026. Kejuaraan karate internasional tersebut terbuka untuk berbagai kategori, mulai dari usia dini hingga senior, termasuk kelas festival FORKI.

Keikutsertaan 30 atlet ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan prestasi karate di Kabupaten Mojokerto. Para atlet telah menjalani latihan rutin dengan fokus pada peningkatan kondisi fisik, penguasaan teknik dasar (kihon), kata (jurus), serta kumite (pertarungan).

Pelatih karate Mojokerto, Seprianus, mengatakan bahwa tujuan utama mengikuti kejuaraan adalah untuk menguji hasil latihan sekaligus mengukur perkembangan kemampuan atlet secara menyeluruh.

“Para atlet karate kami memiliki jadwal latihan rutin. Salah satu tempat latihan utama berada di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Mojokerto. Berbagai variasi metode latihan telah diberikan kepada para atlet. Karena itu, hasil latihan perlu diasah melalui keikutsertaan dalam berbagai turnamen karate yang diselenggarakan di berbagai daerah,” ujar Seprianus yang akrab disapa Bang Sepri.

Menurutnya, keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan menjadi sarana untuk mengukur efektivitas program latihan yang selama ini dijalankan, baik dari aspek teknik, fisik, maupun strategi bertanding.

Selain itu, kompetisi juga berperan penting dalam pembentukan mental dan karakter atlet, seperti keberanian, sportivitas, disiplin, serta kemampuan mengendalikan emosi saat menghadapi tekanan pertandingan.

“Kejuaraan juga memberikan pengalaman bertanding yang berharga. Atlet bisa menambah jam terbang dan terbiasa menghadapi berbagai tipe lawan dari dojo maupun daerah yang berbeda,” jelasnya.

Bang Sepri menambahkan, ajang tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi atlet dan pelatih untuk mengidentifikasi kekurangan yang perlu diperbaiki pada siklus latihan berikutnya.

“Insyaallah, pelepasan atlet akan dilaksanakan di tempat latihan utama, yakni Pendopo Wabup Mojokerto, dan direncanakan dilepas langsung oleh Wakil Bupati Mojokerto, dr. Rizal. Mudah-mudahan kami bisa mengukir prestasi yang membanggakan,” ungkapnya, Rabu (10/6/2026).///////

iklan warung gazebo