Banyuwangi, seblang.com – Tim Bola basket Sahabat Putri U-14 Banyuwangi lolos untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur (Jatim) 2026 yang akan digelar 22 Mei – 6 Juni 2026 di Atom Sport Center Surabaya.
Menurut salah seorang tim official Sahabat Banyuwangi Putri U-14, Ali Wafa yang akrab disapa Apeng, Tim Sahabat Banyuwangi memastikan lolos Kejurprov Jatim setelah tampil sebagai Runner Up Liga Basket Jatim Wilayah Timur yang digelar di GOR Sasana Krida Kraksaan Probolinggo.
Apeng menuturkan dalam babak final Sahabat Banyuwangi yang menurunkan starting five ; Jasmine Xaviera, Regina Wirastuti Rozzaq, Cinta Cleares Regina Zafirah, Ghaniyya Safiyya dan Felicia Aiko Firmanzah harus mengakui keunggulan tim Garuda putri Jember dengan 43-46.
” Masih belum sesuai harapan, Tim Sahabat menjadi runner up di kejuaraan ini. Perlu banyak perbaikan evaluasi terutama dari skill individu pemain dan perbaikan konsep tim saat Transisi Deffence To Offence maupun Offence To Deffence,” ujar Apeng Jumat (15/5/2026).
Lebih lanjut coach basket asal Rogojampi tersebut menuturkan sebagai coaching staff dan orang tua/wali atlet sangat bangga atas pencapaian para pemain dari proses persiapan hingga pencapaian saat ini.
Setelah pulang dari Probolinggo, coaching staff Sahabat Putri U-14 merancang program latihan beberapa pertemuan yang berupaya dimaksimalkan” Karena even Kejurprov Jatim 2026 akan dimulai 22 Mei 2026 mendatang,” pungkas Apeng.
Berdasarkan informasi yang ada media sosial Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbasi Jawa Timur, Liga Jatim Basket 2026 merupakan rangkaian kompetisi basket kelompok umur (KU-10 hingga KU-18) yang krusial di Jawa Timur (Jatim) berfungsi sebagai penyaringan tim untuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2026.
Kompetisi ini dimulai Maret-April untuk zona timur/utara, dan berlanjut ke Kejurprov pada 22 Mei – 6 Juni 2026 di Atom Sport Center Surabaya.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh Perbasi Jatim dan bertujuan untuk menyeleksi atlet terbaik guna menghadapi Kejurnas 2026, dengan fokus tinggi pada standar penyelenggaraan, keselamatan atlet, dan kualitas fasilitas pertandingan.











