Banyuwangi, seblang.com – Usai terpilih kembali dan dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Banyuwangi masa bakti 2026–2030, Ricco Antar Budaya menyiapkan sejumlah program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang untuk memajukan pembinaan bola basket di Banyuwangi.
Ricco mengatakan, agenda awal yang akan segera dilaksanakan adalah menggelar Rapat Koordinasi dan Rapat Kerja (Rakor/Raker) dengan melibatkan seluruh pengurus baru serta klub anggota Perbasi Banyuwangi. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah untuk menyerap saran dan masukan demi membawa organisasi ke arah yang lebih baik.
“Kami akan mengundang seluruh pengurus dan klub anggota agar bersama-sama memberikan saran dan masukan sehingga Perbasi Banyuwangi dapat melangkah lebih baik lagi,” ujar anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Banyuwangi itu, Selasa (28/7/2026).
Ricco juga mengungkapkan rasa syukur karena proses seleksi awal tim Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur tahun depan telah dilaksanakan.
“Seleksi nantinya akan diperketat lagi untuk mendapatkan pemain yang benar-benar siap dan layak berlaga di ajang Porprov Jatim,” katanya.
Saudara kembar Ricci Antar Budaya itu menambahkan, tahun ini jajaran pengurus bersama para pemangku kepentingan juga berupaya maksimal mendukung kelancaran dan kesuksesan turnamen Basket Piala Mama Evi Antar Sekolah se-Jawa Timur 2026.
Selain itu, Perbasi Banyuwangi juga tengah mempersiapkan program penataran dan penyegaran pelatih berlisensi C yang akan digelar di Saiki Sport Arena Banyuwangi pada 31 Agustus hingga 3 September 2026.
Dalam acara pengukuhan dan pelantikan Pengurus Perbasi Banyuwangi periode 2026–2030, alumnus Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) Malang itu menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus yang telah bersedia mengemban amanah untuk bersama-sama memajukan organisasi dan pembinaan bola basket di Kabupaten Banyuwangi.
“Semoga kepercayaan yang telah diberikan dapat kita jalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, serta semangat kebersamaan. Mari kita terus menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, saling mendukung, saling menguatkan, dan bekerja sebagai satu tim demi kemajuan Perbasi Banyuwangi,” ujarnya.
Mantan pemain Sahabat Banyuwangi itu menilai perjalanan Perbasi ke depan tidak akan lepas dari berbagai tantangan. Namun, ia optimistis seluruh tantangan dapat dihadapi dengan semangat kebersamaan.
“Dengan kebersamaan, komunikasi yang baik, dan komitmen yang kuat, saya yakin kita mampu membawa Perbasi Kabupaten Banyuwangi menjadi organisasi yang semakin maju, profesional, dan berprestasi. Mari kita melangkah bersama dengan semangat dan optimisme,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbasi Jawa Timur, Grace Evi Ekawati atau yang akrab disapa Mama Evi, menilai Banyuwangi memiliki potensi besar dalam pengembangan sekaligus peningkatan prestasi bola basket di Jawa Timur.
“Survei membuktikan banyak prestasi yang ditorehkan Banyuwangi dan sumbangsihnya bagi Jawa Timur. Harapan saya prestasinya terus meningkat, semakin semangat, dan bisa menjadi percontohan bagi daerah lain,” ujar Mama Evi./////////









