Situbondo, seblang.com – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, bersama jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengunjungi PT Fuyuan Biologi Technology di Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Jumat (26/6/2026).
Di balik kunjungan yang berkaitan dengan dugaan pencemaran laut tersebut, terselip kegelisahan ratusan karyawan yang menggantungkan mata pencaharian mereka pada perusahaan tersebut.
Para pekerja berharap persoalan lingkungan yang saat ini tengah ditangani pemerintah dapat diselesaikan secara bijaksana tanpa harus mengorbankan keberlangsungan lapangan pekerjaan mereka.

Salah seorang karyawan PT Fuyuan Biologi Technology, Febri, mengatakan kehadiran Bupati Situbondo bersama jajaran Direktorat Pengawasan Sumber Daya Perikanan, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) KKP, membawa secercah harapan bagi para pekerja.
“Harapannya ke depan kami tetap bisa bekerja dan perusahaan tetap beroperasi seperti biasa,” ujar Febri, Jumat (26/6/2026).
Febri mengaku telah bekerja di perusahaan pengolahan rumput laut tersebut selama kurang lebih empat tahun. Baginya, PT Fuyuan merupakan sumber penghasilan utama untuk menghidupi keluarganya.
Ia juga menyebut mayoritas dari ratusan pekerja di perusahaan tersebut merupakan warga asli Situbondo. Karena itu, keberlangsungan operasional perusahaan dinilai berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat setempat.
“Iya, hampir semuanya warga Situbondo. Harapannya perusahaan tetap buka agar kami tetap bisa mencari nafkah,” katanya.
Sebelumnya, KKP melakukan pengawasan terhadap PT Fuyuan Biologi Technology menyusul dugaan pembuangan limbah melalui pipa yang bermuara ke laut.
Tim KKP telah melakukan pemeriksaan lapangan, mengumpulkan data, serta mengambil sampel untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran terhadap ketentuan di bidang lingkungan hidup.////////










