Pertamina Patra Niaga Percepat Pemulihan Penyaluran LPG 3 Kg di Banyuwangi dan Situbondo

by -92 Views
Wartawan: Hari Purnomo
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com – Pertamina Patra Niaga terus mempercepat pemulihan penyaluran LPG, khususnya LPG 3 kilogram (kg), di wilayah Banyuwangi dan Situbondo setelah terjadi gangguan akses menuju Integrated Terminal LPG Tanjungwangi (Bosowa) sejak Rabu (26/8/2026).

Gangguan tersebut berkaitan dengan penyampaian aspirasi masyarakat terkait sengketa lahan PT Misi Mulia Petronusa (MMP). Untuk menjaga keamanan pekerja, fasilitas, dan kegiatan operasional, akses menuju area operasional MMP sempat dibatasi.



Kondisi tersebut berdampak pada penyaluran LPG dari Terminal LPG Tanjungwangi ke sejumlah Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Banyuwangi dan Situbondo.

Untuk menjaga ketersediaan LPG selama kondisi tersebut, Pertamina melakukan sejumlah langkah, antara lain mengalihkan sebagian pasokan melalui Terminal LPG MEM Gresik, menyesuaikan pengambilan LPG oleh agen NPSO melalui SPPBE SMIP di Pasuruan, serta menambah dukungan pengiriman menggunakan skid tank dari Surabaya.

Pada 28 Agustus 2026, sebanyak satu skid tank berkapasitas 15 metrik ton (MT) dikirim ke Banyuwangi. Kemudian, pada 29 Agustus 2026, Pertamina menambah tiga skid tank dengan total kapasitas 45 MT.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa pihaknya memahami kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan LPG 3 kg.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan LPG 3 kg. Pertamina terus melakukan berbagai langkah agar pasokan tetap tersedia, sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, pengelola terminal, SPPBE, agen, dan pangkalan untuk mempercepat pemulihan penyaluran,” ujar Ahad.

iklan warung gazebo