Pacuan Kuda Bupati Cup 2026 Jadi Panggung Promosi Situbondo, Mas Rio Ajak Peserta Serbu CFD

by -144 Views
Wartawan: Kadari
Mas Rio saat pembukaan turnamen Pacuan Kuda Bupati Cup 2026 di Kampung Kerbau Situbondo
aston banyuwangi

Situbondo, seblang.com – Pemerintah Kabupaten Situbondo memanfaatkan Turnamen Pacuan Kuda Bupati Cup 2026 untuk memperkenalkan potensi daerah kepada pengunjung dari luar wilayah. Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengajak 130 peserta kejuaraan berburu kuliner khas di Car Free Day (CFD) Alun-Alun Situbondo, Minggu pagi (18/10/2026).

Ajakan yang disampaikan Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu menjadi bagian dari upaya mengenalkan kuliner lokal di tengah penyelenggaraan agenda olahraga yang diikuti peserta lintas daerah.



“Bagi teman-teman dari luar kota, jangan lupa mampir ke CFD Alun-Alun besok pagi. Ada beragam kudapan khas Situbondo yang wajib dicoba, salah satunya tajin palappa,” ujar Mas Rio saat pembukaan turnamen di Kampung Kerbau, Sabtu (17/10/2026).

Tajin palappa menjadi salah satu kuliner khas yang diperkenalkan kepada peserta. Melalui kunjungan ke CFD, para tamu diharapkan dapat mengenal ragam makanan lokal sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat Situbondo.

Turnamen Pacuan Kuda Bupati Cup 2026 digelar selama dua hari, 17–18 Oktober 2026. Sebanyak 130 peserta dari sejumlah daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat mengikuti kompetisi tersebut.

Kejuaraan ini mempertandingkan 19 nomor perlombaan, mulai dari Kelas Mini, Extra Lokal, Extra Perdana, hingga Kelas A sampai K. Jarak pacuan ditetapkan 600 meter, 800 meter, dan 1.000 meter. Panitia menyiapkan hadiah Rp2,5 juta hingga Rp8 juta untuk setiap race, ditambah trofi dan sertifikat penghargaan.

Mas Rio mengatakan penyelenggaraan turnamen merupakan respons atas tingginya minat masyarakat terhadap olahraga berkuda di Situbondo. Pemerintah daerah turut memfasilitasi pembentukan kepengurusan resmi olahraga berkuda di tingkat kabupaten.

“Komunitas masyarakat berkuda di Situbondo sebenarnya sangat banyak. Karena aspirasinya tinggi, Pemkab memfasilitasi pembentukan kepengurusannya,” katanya.

Ia menilai Kampung Kerbau memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi lokasi perlombaan berkuda berskala nasional.

“Setelah beberapa kali uji coba di Kampung Kerbau, lokasinya terbukti sangat layak untuk ajang skala nasional,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Situbondo berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi agenda tahunan dengan skala lebih besar sekaligus menjadi sarana pencarian bakat atlet berkuda lokal.

Ketua Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pengcab Pordasi) Situbondo, Muhammad Ali Makki, menyebut peserta datang dari Banyuwangi, Jember, Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, Kediri, Malang, dan Sidoarjo. Peserta dari Jawa Tengah dan Jawa Barat juga ikut berpartisipasi.

“Kami sangat menyambut baik kehadiran seluruh peserta. Selain menjunjung tinggi sportivitas, event ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antarkomunitas berkuda sekaligus memperkenalkan potensi daerah Situbondo ke tingkat nasional,” kata Ali Makki.

Kehadiran peserta dari berbagai daerah membuka peluang promosi bagi pelaku usaha lokal. Melalui kegiatan olahraga dan CFD, Situbondo berupaya memperkenalkan kuliner khasnya sekaligus memperluas daya tarik daerah di mata pengunjung.

iklan warung gazebo