Banyuwangi, seblang.com – Setelah sempat terjadi kelangkaan, kini warga Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, kembali mengeluhkan isi tabung gas melon atau LPG 3 kilogram yang diduga tidak sesuai takaran. Keluhan ini dirasakan warga dalam sebulan terakhir.
“Sepertinya takarannya kurang atau sengaja dikurangi. Soalnya, beberapa kali saya tukar tabung gas melon cepat habis. Biasanya saya pakai dua minggu baru ganti, sekarang hanya empat hari sudah habis. Setelah saya timbang, beratnya tidak sampai 8 kilogram,” keluh Pipit, warga Desa Genteng Kulon, Sabtu (18/4/2026).
Ia menambahkan, kejadian tersebut tidak hanya dialami saat menukar tabung di satu tempat saja. Pipit mengaku telah mencoba membeli di beberapa warung pengecer, namun hasilnya tetap sama.
Keluhan serupa juga disampaikan Susiati, warga Desa Setail. Ia mengaku isi tabung gas yang dibelinya kerap cepat habis.
“Belum satu minggu gas sudah habis. Ini tidak hanya sekali, tapi sudah sering terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Setelah saya cek di Google, berdasarkan standar SNI, berat total tabung gas 3 kilogram dalam kondisi penuh sekitar 8 kilogram, terdiri dari berat kosong tabung sekitar 5 kilogram dan isi LPG 3 kilogram. Kami sebagai masyarakat kecil berharap pihak APH dan pemerintah segera menindaklanjuti keluhan ini,” pungkasnya.////////










