Banyuwangi, seblang.com – Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center menggelar fire drill atau simulasi penanganan darurat kebakaran dan evakuasi korban, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi, Polsek Giri, serta tim kesehatan RSI Fatimah untuk menguji kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.
General Manager Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center, Catur Rahmadi, mengatakan latihan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun. Simulasi melibatkan tim emergency rescue, tim Kesehatan dari , serta seluruh staf hotel.
“Jadi ini kegiatan rutin sebetulnya. Minimal satu tahun satu kali kami laksanakan, yaitu latihan pemadam kebakaran dan juga latihan evakuasi,” ujar Catur.

Dalam skenario latihan, kebakaran disimulasikan terjadi akibat korsleting listrik di kamar 501, lantai lima. Setelah menerima alarm, tim internal hotel melakukan pemeriksaan dan mendapati adanya asap serta dua korban di dalam kamar.
Petugas kemudian melakukan pemutusan aliran listrik di zona lantai lima dan berupaya memadamkan api. Namun, karena api disimulasikan cukup besar dan tidak dapat ditangani secara mandiri, pihak hotel meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi, kepolisian, serta ambulans rumah sakit.
Dua korban dalam simulasi tersebut digambarkan mengalami kondisi berbeda. Satu korban mengalami sesak napas, sedangkan korban lainnya tidak sadarkan diri sehingga memerlukan penanganan medis lebih lanjut dan harus dirujuk ke rumah sakit.












