Banyuwangi, seblang.com – Pertamina Patra Niaga memastikan pemenuhan kebutuhan energi masyarakat tetap terjaga, salah satunya melalui distribusi LPG. Dalam praktiknya, Pertamina secara masif melakukan monitoring dan evaluasi penyaluran secara berkala, baik internal maupun eksternal dengan melibatkan para pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok mencukupi dan LPG digunakan sesuai peruntukannya.
Pada Jumat (17/4), beredar informasi terkait keluhan sistem distribusi LPG 3 kg yang dinilai belum optimal. Permasalahan ini kerap muncul terutama saat terjadi lonjakan permintaan di masyarakat. Menindaklanjuti hal tersebut, Pertamina memastikan proses distribusi LPG 3 kg dari hulu hingga hilir berjalan normal, dengan pengantaran ke pangkalan sesuai jadwal dan alokasi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa saat terjadi kendala pasokan beberapa waktu lalu, Pertamina telah mengambil langkah strategis. Di antaranya mengarahkan agen LPG 3 kg untuk memprioritaskan penyaluran ke wilayah yang mengalami kendala, serta mendorong pangkalan agar mengutamakan penjualan kepada rumah tangga dibandingkan pengecer.
“Sebagai mitigasi lanjutan, Pertamina juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk melakukan pemantauan bersama terkait penggunaan LPG bersubsidi agar tepat sasaran,” ujar Ahad.
Ia menambahkan, untuk memastikan distribusi tepat sasaran, pada akhir Maret lalu Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah mengeluarkan surat edaran terkait imbauan penggunaan LPG bersubsidi. Dalam edaran tersebut ditegaskan larangan bagi ASN serta pelaku usaha hotel, restoran, dan kafe (Horeka) menggunakan LPG 3 kg.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk membeli LPG 3 kg langsung di pangkalan resmi Pertamina guna memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, diharapkan tidak ada lagi keluhan terkait distribusi.
“Dibutuhkan dukungan semua pihak agar LPG bersubsidi 3 kg dapat diterima oleh masyarakat yang berhak,” tutup Ahad.
Masyarakat juga dapat mengakses lokasi pangkalan terdekat melalui laman resmi: https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg
Pertamina menegaskan kepada seluruh agen dan pangkalan agar penyaluran dilakukan tepat sasaran serta disiplin dalam pengawasan penjualan ke konsumen. Pelanggaran terhadap ketentuan akan dikenakan sanksi, mulai dari penghentian alokasi hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.////////










