Banyuwangi, seblang.com – Kelangkaan stok hingga kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kilogram (kg) atau yang kerap disebut tabung gas melon mulai dirasakan masyarakat di Kecamatan Genteng, Banyuwangi.
Sejumlah warga mengeluhkan kesulitan mendapatkan LPG 3 kg di warung maupun pangkalan resmi. Kondisi tersebut sudah dirasakan sejak sekitar satu pekan terakhir.
Putri (25), salah seorang pedagang nasi di Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, mengatakan kelangkaan LPG 3 kg tersebut cukup memengaruhi aktivitas usahanya.
“Gas melonnya sedang langka, setidaknya sampai kemarin. Saya sebagai penjual warung makan merasakan kesulitan mencari gas sejak hampir satu minggu ini, Mas,” ujar Putri, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, sejak terjadi kelangkaan, dirinya harus berkeliling mencari LPG 3 kg hanya untuk mendapatkan satu tabung. Padahal, dalam sehari ia membutuhkan sedikitnya dua tabung gas melon untuk tiga kompor yang digunakan di tempat usahanya.
“Jadi, setiap mau jualan harus muter-muter dulu mencari gas ke pengecer. Paling cuma dapat satu,” jelasnya.
Ia menambahkan, harga LPG 3 kg yang dibelinya dari pengecer juga terpaut cukup jauh dibandingkan harga di pangkalan resmi yang disebutnya berada di kisaran Rp16.000 per tabung.












