Kepala OJK Jember: Media Punya Peran Strategis Dorong Iklim Investasi Sehat di Daerah

by -12 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Aris Budiman (kanan)
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com – Media memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat di daerah.

Pertumbuhan ekonomi daerah, menurut Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Aris Budiman, sangat dipengaruhi oleh besarnya investasi yang masuk ke suatu wilayah.

Hal tersebut disampaikan Aris Budiman saat menjadi narasumber dalam Workshop dan Pelantikan Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Banyuwangi yang digelar di Hotel Santika Banyuwangi, Kamis (30/7/2026).

Menurut Aris, investasi merupakan salah satu katalis utama yang mampu menggerakkan roda perekonomian, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pertumbuhan daerah trigger utamanya adalah investasi. Semakin banyak investasi yang masuk, maka akan menjadi katalis atau pendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Aris Budiman.

Salah satu prasyarat terciptanya investasi yang sehat, lanjut Aris, adalah meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai sektor keuangan. Karena itu, OJK Jember terus memperkuat program literasi dan inklusi keuangan di berbagai daerah melalui edukasi kepada masyarakat.

Aris mengungkapkan, berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia telah mencapai 66,46 persen. Artinya, dari setiap 10 warga Indonesia, sekitar enam hingga tujuh orang telah memiliki pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan produk maupun layanan jasa keuangan.

Sementara itu, indeks inklusi keuangan Indonesia pada 2025 mencapai 80,1 persen. Capaian tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat yang telah memanfaatkan layanan dan produk jasa keuangan formal.

Meski demikian, Aris menilai peningkatan akses terhadap layanan keuangan harus diimbangi dengan pemahaman yang memadai agar masyarakat mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya peran media massa, khususnya jurnalis, dalam menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan edukatif kepada masyarakat.

Menurutnya, pemberitaan yang berkualitas dapat membantu meningkatkan literasi keuangan sekaligus mencegah masyarakat menjadi korban investasi ilegal maupun berbagai bentuk kejahatan di sektor keuangan.

Media juga dinilai memiliki peran penting dalam menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan pekerja dan buruh yang membutuhkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan.

Melalui sinergi antara regulator dan media, termasuk JMSI Banyuwangi, OJK Jember berharap literasi dan inklusi keuangan di daerah terus meningkat sehingga mampu menciptakan ekosistem investasi yang sehat serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan./////////

iklan warung gazebo