Exit Tol Malang-Kepanjen Diarahkan ke Malang Selatan, Pemkab Malang Kejar Konektivitas hingga Pansela

by -60 Views
Wartawan: Ahmad Suseno
Editor: Herry W. Sulaksono
Gambar ilustrasi exit tol Malang Kepanjen
aston banyuwangi

Malang, seblang.com — Rencana pembangunan Tol Malang-Kepanjen tidak hanya diproyeksikan sebagai jalur penghubung wilayah Malang Raya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mendorong agar trase tol tersebut memiliki konektivitas kuat menuju Malang Selatan, khususnya mendekati kawasan Gondanglegi hingga tersambung dengan jaringan Jalur Lintas Selatan (Pansela).

Arah tersebut dinilai penting agar keberadaan Tol Malang-Kepanjen tidak berhenti sebagai akses menuju Kepanjen. Infrastruktur strategis itu diharapkan sekaligus membuka akses transportasi yang lebih cepat menuju kawasan Malang Selatan dan memperkuat konektivitas dengan jalur pesisir selatan.



Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, menegaskan posisi trase menjadi faktor penting dalam menentukan seberapa besar manfaat tol bagi wilayah selatan Kabupaten Malang.

“Prinsipnya, kalau itu tidak mendekati Jalan Gondanglegi, maka konektivitasnya kan tidak dapat sampai ke Pansela,” ujar Khairul, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, pembangunan fisik Tol Malang-Kepanjen sepanjang kurang lebih 30 kilometer secara teknis diperkirakan dapat dikerjakan sekitar dua tahun. Namun, durasi tersebut belum memperhitungkan proses pembebasan lahan yang berpotensi menjadi tahapan paling panjang.

“Jalan tol kalau lihat Malang itu kan dua tahun harusnya sudah selesai, itu di luar permasalahan. Yang lama itu mungkin pembebasan lahannya,” katanya.

Saat ini, proyek Tol Malang-Kepanjen masih berada pada tahap perencanaan. Kajian feasibility study (FS) dan review basic design yang mulai dikerjakan sekitar Mei 2026 ditargetkan rampung pada Desember 2026.

iklan warung gazebo