Banyuwangi, seblang.com – Kelancaran aliran air menjadi salah satu kunci keberhasilan sektor pertanian. Berangkat dari kebutuhan itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi melalui Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Rogojampi menggarap 15 titik saluran irigasi di Desa Watukebo melalui Program Padat Karya.
Program yang memasuki hari kedua pelaksanaan, Selasa (14/7/2026), tersebut menjadi bagian dari pemeliharaan rutin jaringan irigasi agar aliran air ke lahan pertanian tetap lancar. Di saat yang sama, program juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat pra sejahtera.
Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Rogojampi, Jasmani, mengatakan Program Padat Karya merupakan kebijakan yang mengintegrasikan pembangunan infrastruktur pengairan dengan pemberdayaan masyarakat.
“Program ini berfokus pada pelibatan warga pra sejahtera yang masih produktif untuk melakukan pemeliharaan jaringan irigasi. Tujuannya meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan,” kata Jasmani.
Selama 15 hari pelaksanaan, sekitar 30 warga lokal dilibatkan setiap hari untuk membersihkan endapan lumpur, rumput liar, dan material lain yang menghambat aliran air pada 15 titik saluran irigasi di Desa Watukebo.










