Situbondo, seblang.com – Rumah Sakit dr. Abdoer Rahem (RSAR) Situbondo menggelar Program Inovasi Kelas Ibu Hamil bertajuk “Gerak Bersama Cegah Risiko Tinggi Kehamilan dan Mencegah Kelahiran Stunting” (Gema Cantik Melesat) pada Sabtu (11/7/2026).
Direktur RSAR Situbondo, dr. Sudharmono, mengatakan program tersebut merupakan langkah strategis sekaligus proaktif dari manajemen rumah sakit untuk menekan angka kehamilan berisiko tinggi. Menurutnya, pemantauan kesehatan ibu hamil secara masif membutuhkan intervensi medis yang tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.
“Jika sebelumnya kegiatan hanya terpusat di lingkungan rumah sakit, tahun ini tim Gema Cantik Melesat melakukan ekspansi ke wilayah kecamatan. Kami bekerja sama dengan para pemangku kepentingan di daerah dan menerjunkan langsung dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG) ke puskesmas-puskesmas,” ujar dr. Sudharmono yang akrab disapa dr. Momon.

Melalui intervensi sejak dini tersebut, dr. Momon berharap komplikasi dan risiko tinggi selama masa kehamilan dapat dicegah sehingga mampu menurunkan potensi stunting sejak dalam kandungan.
Pada kegiatan kali ini, RSAR Situbondo menghadirkan Ketua Bhayangkari Polres Situbondo, dr. Kartika Ikrama Shafirlana, Sp.OG, atau yang akrab disapa Ny. Lana Bayu, sebagai narasumber utama. Ia menyampaikan materi mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil.
Sebagai istri Kapolres Situbondo sekaligus dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Kartika menegaskan komitmen Bhayangkari dalam mendukung kesehatan ibu dan anak melalui kegiatan Kelas Ibu Hamil. Menurutnya, kehamilan merupakan fase penting yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta pengetahuan yang memadai.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi Bhayangkari dengan RSAR Situbondo untuk membekali para calon ibu, baik di lingkungan keluarga besar Polri maupun masyarakat umum, dengan pengetahuan yang cukup agar dapat menjaga kesehatan diri dan janinnya,” ujar dr. Kartika.
Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa pemenuhan nutrisi dan gizi seimbang selama kehamilan menjadi kunci utama untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Menurutnya, intervensi gizi yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi kehamilan, mendukung pertumbuhan organ janin, serta menekan risiko stunting sejak masa kandungan. Karena itu, ia mengimbau para ibu hamil agar menerapkan pedoman “Isi Piringku” dalam menu sehari-hari.
Pedoman tersebut meliputi:










