Surabaya, seblang.com – Gedung Cak Durasim yang dikelola UPT Taman Budaya di bawah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Provinsi Jawa Timur dinilai memiliki potensi besar sebagai pusat pembelajaran seni dan budaya bagi generasi muda.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, saat mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim di Surabaya, Selasa (29/7/2026).
“Tempat ini luar biasa. Ada lukisan, ada cerita budaya Jawa Timur, ada gamelan, ada tari. Ini harus dimanfaatkan oleh anak-anak muda kita,” ujarnya.
Dorong Kunjungan Sekolah dan Ekstrakurikuler Seni
Bambang mendorong pemerintah daerah di Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto untuk secara aktif mengajak siswa SD, SMP, hingga SMA berkunjung ke Taman Budaya Cak Durasim.

Ia juga menilai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah perlu diisi dengan pelatihan gamelan dan tari tradisional agar para siswa semakin dekat dengan warisan budaya daerah.
Sebagai contoh, Bambang menyebut keberhasilan Kabupaten Banyuwangi pada masa kepemimpinan Abdullah Azwar Anas. Menurutnya, ketika seni tari dikembangkan secara masif, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Banyuwangi meningkat lebih dari 300 persen.
“Turis mancanegara itu senang dengan budaya. Itu terbukti di Banyuwangi,” katanya.
Belajar dari Penang
Lebih lanjut, Bambang membandingkan Surabaya dengan Penang, Malaysia. Menurutnya, luas wilayah keduanya hampir sama, sekitar 300 kilometer persegi. Namun, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Penang mencapai sekitar 7 juta orang per tahun, sedangkan Surabaya baru sekitar 300 ribu.

“Penang berhasil karena mengeksplorasi budaya dan memiliki transportasi publik yang terintegrasi dengan destinasi wisata. Ini yang harus kita pelajari,” ujarnya.
Ia juga mengusulkan agar kuliner khas Jawa Timur dihadirkan di kawasan Taman Budaya Cak Durasim sehingga pengunjung tidak hanya menikmati pertunjukan seni, tetapi juga dapat merasakan kekayaan kuliner daerah.
“Semua aset Jawa Timur harus kita tampilkan di sini, mulai dari seni hingga kulinernya,” pungkas Bambang.









