Gus Afif Launching SMK Bisa dan Desa Berdaya di SMKN 1 Jatirejo Mojokerto

by -3 Views
Wartawan: Rahmat
Editor: Herry W. Sulaksono
Gus Afif saat menyampaikan materi.
aston banyuwangi

Mojoketo, seblang.com – Program SMK Bisa, Desa Berdaya resmi diluncurkan di SMKN 1 Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Hubungan Kelembagaan, Dr. H. Muhammad Afif Zamroni, Lc., M.E.I. atau Gus Afif.

Program SMK Bisa dan Desa Berdaya bertujuan meningkatkan kompetensi serta kemandirian pelajar dan masyarakat melalui penguatan pendidikan vokasi serta optimalisasi potensi lokal.

Program tersebut juga mendorong SMK untuk terus berinovasi dan menjadi lembaga pendidikan unggul yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Sementara itu, Program Desa Berdaya diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui pengembangan potensi, ikon, maupun produk khas lokal. Pengembangan tersebut dapat dilakukan melalui pendekatan tematik dan economic branding untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.

Program Desa Berdaya juga diarahkan untuk mendukung pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat berbasis data yang akurat guna mewujudkan kesejahteraan yang inklusif di tingkat desa.

Selain itu, program tersebut menempatkan desa sebagai subjek utama pembangunan yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.

Launching tersebut dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama siswa-siswi dan jajaran guru SMKN 1 Jatirejo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong keterlibatan generasi muda dalam menggali, mengembangkan, dan mengimplementasikan berbagai potensi yang ada di desa.

Dalam kegiatan tersebut, Gus Afif juga berkesempatan melihat berbagai produk dan program hasil kreativitas siswa dari tiga sekolah, yakni SMKN 1 Jatirejo, SMKN 1 Dlanggu, dan SMKN 2 Kota Mojokerto.

Berbagai produk unggulan karya siswa diperkenalkan secara langsung. Hal ini menjadi bagian penting untuk menunjukkan bahwa pendidikan SMK tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan, kreativitas, serta kemampuan membaca peluang.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Mojokerto, Pinky Hidayati, S.Psi., M.Psi., menyampaikan apresiasi terhadap kreativitas para siswa yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap para siswa diberikan ruang untuk mengembangkan keterampilan, termasuk dengan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan di desa.

“Anak-anak ini memiliki karya dan inovasi yang luar biasa. Kami berharap mereka diberikan kesempatan untuk berkreasi di luar sekolah, termasuk ke desa-desa. Mereka siap membaktikan ilmu yang sudah didapat di sekolah,” ungkap Pinky.

Menurutnya, sebagian besar lulusan SMK memiliki keinginan untuk langsung bekerja maupun berwirausaha, sementara sebagian lainnya memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Karena itu, Pinky meminta para siswa tidak ragu menyampaikan cita-cita, gagasan, dan harapan agar dapat menjadi bagian dari pengembangan program ke depan.

“Kalian jangan malu dan jangan takut menyampaikan harapan serta cita-cita. Manfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan apa yang menjadi impian kalian,” pesannya kepada para siswa.

Ia juga menegaskan bahwa Cabang Dinas Pendidikan Mojokerto siap berkolaborasi dengan pemerintah desa maupun pihak terkait dalam pengembangan program SMK Bisa, Desa Berdaya.

iklan warung gazebo