Situbondo, seblang.com – Jalan Raya Pos Anyer–Panarukan bukan sekadar ruas jalan yang membentang di pesisir utara Pulau Jawa. Jalur bersejarah itu dinilai menyimpan potensi besar yang layak dibangkitkan kembali sebagai identitas daerah sekaligus penggerak ekonomi.
Semangat tersebut melandasi Pemerintah Kabupaten Situbondo dan Pemerintah Kabupaten Serang, Banten, menandatangani nota kesepahaman (MoU) Program Anyer–Panarukan 3R (Road, Route, Roots) di Pendopo Rakyat Situbondo, Rabu (29/7/2026).
Kerja sama ini menjadi pijakan awal kolaborasi jangka panjang untuk mengangkat kembali jalur legendaris tersebut sebagai identitas sejarah, koridor wisata, sekaligus pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengatakan Program Anyer–Panarukan 3R merupakan jawaban atas upaya membangun branding strategis Kabupaten Situbondo.
“Situbondo harus punya sesuatu yang menjadi big wow. Ketika kita bicara Anyer–Panarukan, hampir semua orang di Indonesia tahu. Dari sisi pemasaran daerah, mengangkat sesuatu yang sudah melegenda sejak masa lampau dan masih eksis hingga sekarang adalah langkah yang sangat taktis,” ujar Mas Rio, sapaan akrabnya.
Mas Rio menjelaskan, konsep 3R menjadi ruh dari pengembangan kawasan tersebut, yakni:









