Aset Wakaf Tak Boleh Mangkrak, Wabup Banyuwangi Minta BWI Garap Sektor Kesehatan hingga Pendidikan

by -13 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Banyuwangi. seblang.com – Paradigma pengelolaan harta suci di Kabupaten Banyuwangi bakal diubah total. Tak lagi sekadar menunggu hasil dari sewa tanah atau bangunan masjid, aset wakaf kini ditargetkan bisa menggerakkan roda ekonomi riil.

Pesan ini langsung disampaikan Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, di sela-sela pelantikan pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) setempat. Acara yang dipusatkan di Kantor Kementerian Agama itu berlangsung, Jumat (30/10/2026).


“Wakaf itu potensinya raksasa. Sayang kalau cuma dibiarkan tidur dan tidak ikut andil dalam pemberdayaan ekonomi warga,” ucap Mujiono.

Mujiono meminta agar harta wakaf dikelola dengan kacamata bisnis yang amanah. Transparansi dan perencanaan matang jadi harga mati.

“Tugas kita memastikan aset ini tidak cuma aman secara fisik, tapi juga menghasilkan. Umat harus bisa menikmati buah dari pengelolaan yang produktif,” sambungnya.

Ia juga mengkritisi pola pikir lama yang membatasi wakaf hanya pada fasilitas ibadah. Ke depan, lahan atau dana wakaf harus berani masuk ke sektor yang lebih berdampak, seperti pembiayaan rumah sakit, beasiswa pendidikan, hingga modal usaha mikro.

iklan warung gazebo