Banyuwangi, seblang.com – Tiga pesilat Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Banyuwangi memastikan lolos ke babak semifinal dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pencak Silat Jawa Timur (Jatim) 2026 yang digelar di GOR Gelora Pancasila Surabaya pada 18–22 Mei 2026.
Menurut Pelatih Kepala Tim Silat Banyuwangi, Bambang Wahyuono, pada pertandingan babak perempat final Rabu (20/5/2026), pesilat putri kelas C, Dewi Septiani Irawan, berhasil menang atas Faradilah Khanza Azzahra dari Kabupaten Situbondo.
Kemudian pada kelas E putra, Raditya Zendi Dwi Cahya asal Banyuwangi mengalahkan Ahmad Ilham Zulfia dari Kabupaten Pamekasan. Selanjutnya, pada kelas A putri, Nabila berhasil menundukkan Gea Agnisha Rahman dari Kabupaten Tuban.
Bambang menilai peluang para pendekar Bumi Blambangan pada babak semifinal masih terbuka lebar.
“Peluangnya 50:50, artinya bisa menang tergantung rezeki dan kesiapan atlet. Di gelanggang, pesilat harus fokus bertanding, tenang, serta mendengarkan instruksi pelatih maupun official,” ujar Bambang.
Ia menambahkan, secara kualitas para pesilat Banyuwangi yang tampil pada Kejurprov Pencak Silat Jatim 2026 tidak kalah dibandingkan atlet dari kabupaten/kota lain.
Menurutnya, sejumlah pesilat yang gagal melaju ke semifinal lebih karena faktor keberuntungan dalam pertandingan. Salah satunya Muchamad Nizar Machbubi yang harus menghadapi Mohamad Pandu Wijaya dari Kabupaten Nganjuk, pesilat Jawa Timur yang pernah tampil pada PON Papua.
“Pertandingannya sangat seru, kami kalah tipis,” imbuh Bambang.
Adapun pesilat Banyuwangi yang terhenti di babak perempat final antara lain Nufa Kiswa Tunnada pada kelas D putri yang kalah dari Dinika Nur Afina asal Ponorogo.
Kemudian, Mohammad Nizar Machbubi di kelas D putra harus mengakui ketangguhan Mohamad Pandu Wijaya dari Kabupaten Nganjuk. Sementara Mohamad Saiful Bahari di kelas A putra kalah dari Bangga Putra Mastuki asal Kabupaten Probolinggo.////////










