Banyuwangi, seblang.com– Dua sasana wushu asal Banyuwangi, Klenteng Hoo Tong Bio Wushu Indonesia Banyuwangi dan Sekolah 3 Bahasa Mitra Harapan, tampil gemilang dengan meraih total 22 medali dalam Kejuaraan Wushu Piala Wali Kota Surabaya Tingkat Nasional Tahun 2026. Kejuaraan tersebut digelar di Fairway Nine Mall Surabaya pada akhir pekan lalu.
Official Wushu Banyuwangi, Ady Wahyu Wijaya, menyampaikan bahwa dalam kejuaraan yang diikuti lebih dari 80 sasana dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia itu, Banyuwangi mengirimkan 15 atlet putra dan putri dari jenjang SD hingga SMA/SMK.
Ady mengungkapkan rasa syukurnya karena para atlet mampu mempersembahkan 6 medali emas, 4 medali perak, dan 12 medali perunggu.
Atlet peraih medali emas kontingen Wushu Banyuwangi antara lain Bilqis Imtiazahrah (Sekolah 3 Bahasa Mitra Harapan), Keysa Najwa Azzahra (SDN 1 Kalipuro), Stevia Veda Mukti Wijaya (PKBM Piwulang Becik), dan Adinda Chandani Helga Dahayu Janitra (SMPN 1 Giri).
Sementara itu, peraih medali perak di antaranya Bellatrix Nova Salsabila Subroto (SDN Model), Mohammad Ryu Purnomo (MTsN 1 Banyuwangi), dan Robiatuz Zahra (SDN Model).
“Sebenarnya peserta mulai dari usia di bawah 7 tahun hingga veteran di atas 60 tahun. Namun, Banyuwangi hanya menurunkan atlet dari jenjang SD, SMP, dan SMA,” ujar Ady kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).
Kejuaraan tersebut diikuti oleh lebih dari 80 sasana/klub dari berbagai daerah, di antaranya Provinsi Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.
Ady menambahkan, setelah mengikuti kejuaraan di Surabaya, pihaknya akan fokus pada program kerja jangka pendek berupa pemenuhan sarana dan prasarana serta fasilitas latihan yang memadai.
Untuk jangka panjang, pihaknya berencana melakukan pengadaan karpet atau matras latihan, sekaligus menggelar Kejuaraan Wushu di Banyuwangi.
“Kami berencana mengadakan kejuaraan wushu di Banyuwangi,” pungkasnya.////////










