Banyuwangi, seblang.com – Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Desa tersebut meraih penghargaan “Desa Matang Pengadaan” dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI dan masuk dalam 12 pemerintah desa terbaik se-Indonesia dalam tingkat kematangan pengadaan barang dan jasa desa.
Penghargaan tersebut diberikan dalam agenda nasional Sinergi Nasional Akselerasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa serta Pencapaian Desa Anti Korupsi melalui Transformasi Regulasi, Tata Kelola dan Sumber Daya Manusia Pengadaan di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Desa Sukojati Untung Suripno bersama Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Banyuwangi MY Bramuda.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi capaian Desa Sukojati tersebut. Menurutnya, penghargaan itu menjadi bukti bahwa desa mampu berkembang menjadi pusat pelayanan publik sekaligus menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Apa yang diraih Sukojati ini akan menjadi benchmark bagi desa-desa lain. Bagaimana pemerintah desa melakukan pengadaan barang dan jasa secara transparan, dengan tata kelola yang baik serta memenuhi kaidah pengadaan,” kata Ipuk.
Ipuk berharap capaian itu dapat memotivasi desa-desa lain di Banyuwangi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga pencapaian ini mampu memotivasi desa-desa lain agar terus berprestasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.










