Peringatan Hardiknas, Momentum Refleksi dan Penguatan Semangat Pendidikan Nasional

by -5 Views
Wartawan: Harianto
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Kota Mojokerto, seblang.com – Wali Kota Mojokerto menyampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk melakukan refleksi serta meneguhkan kembali hakikat pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia.

Hal tersebut disampaikan saat membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, dalam upacara peringatan Hardiknas yang digelar Pemerintah Kota Mojokerto di Lapangan Sasana Praja Abhipraya, Balai Kota Mojokerto, Sabtu (2/5).

Lebih lanjut, Wali Kota Mojokerto, yang akrab disapa Ning Ita, menjelaskan bahwa proses pendidikan yang memuliakan manusia sejalan dengan dasar pendidikan yang diletakkan oleh Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, melalui Sistem Among.

“Pendidikan harus dilakukan secara tulus, penuh kasih sayang. Kita harus menghidupkan kembali spirit Asah (ilmu), Asih (kasih sayang), dan Asuh (pendampingan) dalam setiap proses belajar mengajar untuk menumbuhkan potensi murid sebagai makhluk Tuhan yang mulia,” tuturnya.

Masih membacakan amanat Mendikdasmen, Ning Ita mengatakan bahwa dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia unggul sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kini menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning).

Guna mendukung visi tersebut, terdapat lima kebijakan strategis yang ditekankan, yaitu pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran; pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan guru; penguatan karakter; peningkatan kualitas pembelajaran; serta pemberian kesempatan pendidikan yang luas melalui layanan yang mudah, terjangkau, dan fleksibel.

Sebagai penutup, Ning Ita menegaskan bahwa kebijakan peningkatan mutu pendidikan akan terlaksana dengan pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus.

“Segala kebijakan peningkatan mutu ini memerlukan mindset yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus. Mari kita perkuat kerja sama untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi seluruh warga Kota Mojokerto demi Indonesia yang maju dan bermartabat,” pungkasnya. (hari)

iklan warung gazebo