Banyuwangi, seblang.com – Banyuwangi selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Namun bagi Raline Shah, daya tarik daerah di ujung timur Pulau Jawa itu tidak hanya terletak pada keindahan alam dan kekayaan budayanya.
Artis sekaligus Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital tersebut justru menaruh perhatian pada tata kelola pemerintahan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Selama empat hari berada di Banyuwangi, Raline mengaku belajar banyak tentang kepemimpinan daerah dan transformasi birokrasi berbasis teknologi.
“Saya senang di Banyuwangi. Saya belajar banyak tentang leadership dan bagaimana menjalankan suatu daerah dan mengembangkannya secara organik dengan passion tapi thoughtful, sustainable, dan menggunakan teknologi informasi,” kata Raline saat berdiskusi dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (15/6/2026).
Ketertarikan Raline terhadap tata kelola pemerintahan Banyuwangi terlihat saat ia mengunjungi Lounge Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi. Di lokasi tersebut, ia melihat langsung berbagai sistem digital yang digunakan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas pembangunan.
Raline mencoba sejumlah aplikasi yang menampilkan data program pembangunan dan layanan masyarakat secara digital. Salah satunya UGD Kemiskinan, sistem yang mengintegrasikan data kependudukan untuk mendukung penanganan kemiskinan secara lebih tepat sasaran. Ia juga meninjau e-monitoring system yang digunakan untuk memantau progres pembangunan secara daring.
Perhatian Raline juga tertuju pada Smart Kampung, program digitalisasi yang telah diterapkan hingga tingkat desa. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik, mulai administrasi kependudukan, perizinan usaha, layanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga informasi publik lainnya.










