Banyuwangi. seblang.com – Kehebohan terkait penyaluran sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto di Banyuwangi akhirnya terjawab. PCNU Banyuwangi memastikan bantuan tersebut telah diterima sesuai peruntukannya dan tidak ada upaya pengalihan sebagaimana sempat menjadi perbincangan di masyarakat.
Polemik bermula ketika proses penyaluran sapi kurban Presiden disebut tidak langsung diterima oleh pengurus PCNU Banyuwangi yang saat ini menjabat. Kondisi tersebut memunculkan berbagai spekulasi hingga dugaan salah sasaran penerima bantuan.
Namun, setelah dilakukan klarifikasi dan komunikasi dengan pihak terkait, diketahui persoalan tersebut terjadi karena adanya miskomunikasi dalam proses koordinasi.
Wakil Ketua PCNU Banyuwangi, Karyono, mengatakan pihak pengantar bantuan masih menggunakan data kepengurusan lama saat melakukan koordinasi penyaluran. Akibatnya, terjadi kesalahpahaman mengenai pihak yang berwenang menerima bantuan tersebut.
“Kami mendapatkan penjelasan bahwa pihak pengantar belum mengetahui adanya pergantian Ketua PCNU Banyuwangi. Mereka masih berpedoman pada data dan komunikasi sebelumnya,” ujar Karyono.
Menurut dia, setelah dilakukan verifikasi bersama, seluruh pihak dapat memahami duduk persoalan yang sebenarnya. Bantuan sapi kurban Presiden pun akhirnya diserahkan kepada PCNU Banyuwangi sesuai ketentuan.
Karyono menegaskan, persoalan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan penyalahgunaan bantuan ataupun upaya mengalihkan bantuan kepada pihak lain.











