FPRB Banyuwangi Kenalkan SPAB dalam Program MPLS di SMK Negeri 2 Tegalsari 

by -3 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com – Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Banyuwangi terus mengintensifkan sosialisasi dan pengenalan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 2 Tegalsari, Banyuwangi, Rabu (15/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, narasumber dan instruktur dari FPRB Kabupaten Banyuwangi memberikan pengetahuan serta pemahaman kepada peserta didik baru mengenai pentingnya budaya sadar bencana di lingkungan sekolah. Selain itu, para siswa dikenalkan pada berbagai potensi ancaman bencana serta konsep dasar SPAB sebagai upaya menciptakan satuan pendidikan yang aman, tangguh, dan berketahanan.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah telah memiliki pengetahuan mengenai langkah-langkah penyelamatan diri dan prosedur evakuasi saat terjadi bencana. Tak kalah penting, mereka juga diharapkan memahami pentingnya dukungan dan peran seluruh warga sekolah dalam membangun budaya kesiapsiagaan terhadap bencana.

Ketua FPRB Kabupaten Banyuwangi, Mahbub Junaidi, mengatakan hasil yang diharapkan dari sosialisasi tersebut adalah seluruh peserta didik baru memahami konsep dasar SPAB, mengenali potensi risiko bencana di lingkungan sekolah maupun sekitarnya, serta memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun budaya kesiapsiagaan di SMK Negeri 2 Tegalsari melalui keterlibatan aktif peserta didik, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh warga sekolah.

“Ke depan, sekolah diharapkan mampu mengembangkan program SPAB secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan tangguh terhadap bencana,” ujar Mahbub.

Mahbub menjelaskan, SMK Negeri 2 Tegalsari merupakan sekolah ketiga yang didampingi FPRB Kabupaten Banyuwangi dalam pelaksanaan sosialisasi dan penguatan SPAB.

“Program pembentukan dan penguatan SPAB yang dilaksanakan secara gratis oleh FPRB Kabupaten Banyuwangi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk membangun lingkungan pendidikan yang aman serta mendukung penguatan kapasitas peserta didik dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” imbuhnya.

Ia menuturkan, melalui kegiatan yang menjadi bagian dari MPLS tersebut, FPRB berharap nilai-nilai kesiapsiagaan dan budaya sadar bencana dapat ditanamkan sejak awal kepada seluruh peserta didik baru sehingga menjadi bagian dari karakter dan budaya sekolah dalam mewujudkan SPAB secara berkelanjutan.

“Masa MPLS bukan hanya menjadi momen untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, tetapi juga kesempatan yang sangat baik untuk menanamkan nilai-nilai keselamatan, kepedulian, dan kesiapsiagaan terhadap bencana,” tambahnya.

Menurut Mahbub, pengetahuan mengenai kebencanaan merupakan bekal penting yang harus dimiliki setiap peserta didik agar mampu melindungi diri sendiri maupun membantu orang lain ketika menghadapi situasi darurat.

Untuk itu, FPRB Kabupaten Banyuwangi terus berkomitmen mendukung terwujudnya SPAB melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kami percaya bahwa membangun budaya sadar bencana harus dimulai sejak dini. Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi lingkungan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana,” katanya.

Mahbub berharap kegiatan tersebut menjadi awal dari komitmen bersama dalam mengembangkan program SPAB di SMK Negeri 2 Tegalsari secara berkelanjutan melalui edukasi, pelatihan, dan simulasi yang melibatkan seluruh warga sekolah.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak SMK Negeri 2 Tegalsari atas komitmen dan dukungannya dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Rumah Zakat sebagai narasumber yang telah berbagi ilmu dan pengalaman, serta kepada rekan-rekan media massa yang tergabung dalam FPRB Kabupaten Banyuwangi atas dukungan publikasi dan penyebarluasan informasi sehingga semangat membangun budaya sadar bencana dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

“Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus terjalin dalam mewujudkan generasi muda Banyuwangi yang lebih peduli, lebih siap, dan lebih tangguh menghadapi bencana,” pungkas Mahbub.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 2 Tegalsari, Yanti Devi Wijaya, S.H., M.Pd., mengapresiasi terselenggaranya sosialisasi kebencanaan dan mitigasi bencana yang diberikan FPRB kepada peserta didik baru dalam rangkaian MPLS.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah yang sangat positif, strategis, dan tepat sasaran karena mengandung berbagai nilai edukasi penting, di antaranya membangun budaya siaga serta membekali siswa dengan pengetahuan mitigasi bencana sejak dini sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang tangguh (resilient).

Selain itu, kegiatan tersebut juga memperkuat pendidikan karakter karena menanamkan rasa tanggung jawab kepada siswa, tidak hanya terhadap keselamatan diri sendiri, tetapi juga terhadap teman dan lingkungan sekitar.

Yanti menilai keterlibatan FPRB sebagai praktisi di bidang kebencanaan memberikan nilai tambah dibandingkan penyampaian materi secara teoritis di kelas.

Ini membuat siswa lebih antusias dan serius dalam menyimak materi,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara SMK Negeri 2 Tegalsari dan FPRB Kabupaten Banyuwangi dalam menghadirkan sosialisasi mitigasi bencana selama MPLS.

“Hal ini membuktikan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman sekaligus membekali siswa dengan kesiapsiagaan bencana sebagai kompetensi kemanusiaan yang sangat berharga,” katanya.

Yanti menambahkan, MPLS tahun ini menjadi semakin berbobot dengan adanya materi kebencanaan dari FPRB.

“Siswa baru tidak hanya diajak mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga dipersiapkan menjadi generasi yang tangguh menghadapi bencana. Semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat dan menjadikan SMK Negeri 2 Tegalsari semakin aman,” pungkasnya.////////

iklan warung gazebo