- Digitalisasi dan integrasi data secara berkala (sistem bottom-up)
Pemerintah daerah perlu memperkuat pembaruan data dari tingkat RT/RW hingga desa/kelurahan secara rutin, kemudian diintegrasikan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). - Verifikasi faktual melalui pengecekan langsung
Petugas perlu melakukan pemeriksaan kondisi ekonomi penerima secara langsung agar potensi manipulasi data dapat diminimalkan. - Transparansi publik melalui uji publik penerima bansos
Daftar penerima bantuan dapat diumumkan secara terbuka di lingkungan desa atau RT/RW agar masyarakat dapat ikut mengawasi. - Penyediaan kanal pengaduan masyarakat yang responsif
Warga perlu diberi akses pelaporan jika menemukan bansos salah sasaran atau dugaan pungutan liar. - Pemberian sanksi tegas terhadap pelaku manipulasi data
Sanksi administratif hingga hukum perlu diterapkan bagi pihak yang sengaja memanipulasi data penerima bansos demi kepentingan tertentu. (rs)
Fraksi NasDem DPRD Mojokerto Soroti Dugaan Data Tidak Valid Penerima Bansos









