BPJS Kesehatan Perluas Akses Layanan JKN di Daerah 3T Lewat LANURI, VIOLA, dan BPJS Keliling

by -7 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Jakarta, seblang.comBPJS Kesehatan terus memperkuat pemerataan akses Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran Layanan Ujung Negeri (LANURI) yang mengoptimalkan Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (VIOLA) serta layanan jemput bola BPJS Keliling, sehingga masyarakat di daerah dengan keterbatasan akses tetap dapat memperoleh pelayanan JKN secara mudah.

VIOLA merupakan kanal layanan tanpa tatap muka berbasis video conference yang menghubungkan masyarakat dengan petugas BPJS Kesehatan secara real time. Melalui layanan ini, peserta dapat mengurus administrasi kepesertaan JKN, memperoleh informasi, hingga menyampaikan pengaduan tanpa harus datang ke kantor cabang.

Dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah 3T agar layanan VIOLA dapat diselenggarakan di fasilitas kesehatan, kantor desa, kelurahan, kecamatan, sekolah, maupun lokasi pelayanan publik lainnya.

Selama periode Januari hingga Mei 2026, layanan VIOLA telah dimanfaatkan sebanyak 218.729 kali. Lokasi pelaksanaan terbanyak berada di puskesmas, sedangkan jenis layanan yang paling banyak dimanfaatkan adalah layanan informasi dan perubahan data Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Berdasarkan segmen kepesertaan, pengguna VIOLA paling banyak berasal dari kelompok Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan, transformasi digital memang menjadi salah satu fokus pengembangan layanan JKN. Namun, BPJS Kesehatan menyadari bahwa tidak seluruh wilayah Indonesia dapat langsung mengadopsi layanan digital karena masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari jaringan komunikasi dan data, kondisi geografis, hingga belum meratanya literasi digital masyarakat.

Karena itu, selain mengembangkan layanan digital melalui VIOLA, BPJS Kesehatan juga terus mengoptimalkan BPJS Keliling sebagai layanan jemput bola. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi, mengurus administrasi kepesertaan, hingga menyampaikan pengaduan terkait JKN secara langsung tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.

“Optimalisasi VIOLA dan BPJS Keliling tersebut merupakan wujud implementasi Layanan Ujung Negeri (LANURI), salah satu dari Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan. Hari ini kita laksanakan LANURI serentak di 558 titik kabupaten/kota se-Indonesia, dengan melibatkan 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Dari 558 titik tersebut, sebanyak 179 titik menyediakan layanan BPJS Keliling, sementara 379 titik lainnya menghadirkan layanan VIOLA. Harapan kami, LANURI dapat memudahkan akses layanan JKN bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil atau aksesnya terbatas karena kondisi geografis,” ujar Pujo saat Launching LANURI dan Closing Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan, Senin (13/7/2026).

Pada kesempatan yang sama, Pujo juga memaparkan capaian Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan yang telah mencapai 91,53 persen. Program Quick Wins tersebut terdiri atas empat Program Customer Centric dan empat Program Collaborative.

Menurut Pujo, Program Customer Centric dikembangkan secara khusus untuk menjawab kebutuhan mendasar peserta JKN yang dirumuskan melalui penjaringan aspirasi masyarakat. Sementara itu, Program Collaborative dijalankan secara paralel guna memperluas jangkauan layanan yang terintegrasi melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

iklan warung gazebo