Dua Hari Dirawat Pria Obesitas di Banyuwangi Wafat, 16 Petugas Evakuasi Jenazah hingga Liang Lahat

by -11 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Di lokasi pemakaman, tim gabungan kembali menggelar peralatan vertical rescue untuk menurunkan peti jenazah ke liang lahat. Peralatan yang biasa digunakan dalam operasi penyelamatan itu dipakai karena berat jenazah tidak memungkinkan ditangani secara manual.

“Untuk proses pemakamannya, petugas menggunakan tali karmantel, tripod, dan katrol. Alat-alat tersebut memang lazim dipakai untuk proses pemakaman jenazah dengan bobot besar,” kata Salam.

Dua hari sebelumnya, Sabtu (11/7/2026), ADS juga dievakuasi dengan cara serupa saat kondisinya memburuk. Saat itu keluarga meminta bantuan setelah korban mengalami sesak napas.

Proses mengeluarkan ADS dari dalam rumah berlangsung dramatis. Petugas harus menggunakan peralatan vertical rescue untuk mengangkat tubuh korban menuju mobil pikap yang telah disiapkan di luar rumah sebelum dilarikan ke RSUD Blambangan.

Menurut salah seorang kerabat, sebelum mengalami sesak napas ADS sempat mengeluhkan kram pada kaki hingga akhirnya terjatuh.

“Iya, sebelumnya dia sesak napas. Lalu setelah jatuh langsung dibawa ke RSUD,” ujar kerabat korban di Kamar Jenazah RSUD Blambangan.

Keluarga menyebut obesitas ekstrem yang dialami ADS selama ini membuat aktivitasnya sangat terbatas. Korban lebih banyak berada di dalam rumah karena kesulitan bergerak. Namun, setelah dua hari menjalani perawatan intensif, nyawanya tak berhasil diselamatkan.///////

iklan warung gazebo