Banyuwangi, seblang.com – Tidak ada firasat apa pun. Tidak ada keluhan sakit. Tidak ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan.
Jumat (5/6/2026) dini hari waktu Arab Saudi itu, Soejadi masih melangkah ke masjid bersama rombongan jamaah haji Kloter 84 asal Banyuwangi. Ia menunaikan salat Subuh berjamaah seperti hari-hari sebelumnya.
Namun, salat Subuh tersebut ternyata menjadi ibadah terakhirnya di Tanah Suci.
Soejadi, warga Jalan Basuki Rahmat Nomor 167 RT 03 RW 03, Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi, dilaporkan wafat pukul 04.45 waktu Arab Saudi.
Kepergiannya mengejutkan banyak pihak. Sebab, sebelum wafat, kondisi almarhum disebut sehat dan tetap menjalankan seluruh aktivitas ibadah sebagaimana biasa.
Petugas Haji Daerah (PHD) Kloter 84, Zainur Rofiq, mengatakan Soejadi masih terlihat bugar saat mengikuti salat Subuh berjamaah.
“Beliau sebelumnya tidak mengeluhkan sakit dan masih sempat melaksanakan salat Subuh berjamaah. Setelah kembali ke kamar dan hendak minum, beliau tiba-tiba tidak sadarkan diri,” ujar Zainur.
Menurut keterangan yang dihimpun dari sesama jamaah, peristiwa itu terjadi sesaat setelah Soejadi kembali dari masjid.
Saat hendak mengambil gelas minum yang berada di atas meja, tubuhnya mendadak melemah. Ia kemudian duduk dalam posisi jongkok dan tidak lagi merespons.











