220 Rider dari 33 Daerah Adu Cepat di Banyuwangi Criterium League, Banyuwangi Kembali Tegaskan Diri sebagai Kota Sepeda

by -6 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

“Ke depan event ini kita adakan tiap tahun. Semoga lebih banyak lagi atlet yang ikut dan semakin bertambah,” katanya.

Perlombaan berlangsung sejak pukul 06.00 WIB hingga 15.30 WIB dengan seluruh nomor dipusatkan di sirkuit jalan raya kawasan Jalan Ahmad Yani Banyuwangi. Lintasan yang digunakan memiliki panjang sekitar 1,1 kilometer per putaran.

Setiap kategori menempuh jumlah lap berbeda sesuai kelompok usia dan nomor yang dipertandingkan. Kategori Mini Bike U-12 menempuh dua putaran, BMX 12+ tiga putaran, Road Bike Women Pra Youth sembilan putaran, dan Men Pra Youth 12 putaran.

Sementara Women Youth menempuh delapan putaran, Men Youth 18 putaran, Women Open 15 putaran, serta Fixie Junior dan Men Junior masing-masing 21 putaran. Adapun kategori Fixie Senior dan Men Elite menjadi nomor terpanjang dengan 27 putaran atau sekitar 29,7 kilometer.

Salah satu peserta Women Open, Crismonita Dwi Putri, yang pernah meraih medali perunggu Kejuaraan Trek Asia 2019, mengaku senang kembali berlomba di Banyuwangi. Menurutnya, daerah berjuluk Sunrise of Java itu selalu meninggalkan kesan positif bagi para atlet.

“Saya sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan di Banyuwangi seperti Ijen KOM dan Tour of Kemala. Kuliner dan penginapannya enak. Saya ikut BCL ini sebagai persiapan menghadapi ajang Bromo KOM,” ujar Crismonita yang berhasil menjadi juara Women Open.

Hal senada disampaikan pembalap asal Bandung, Ibrahim Kayyis. Ia menilai karakter sirkuit Banyuwangi cukup menarik sekaligus menantang. Meski demikian, cuaca panas menjadi tantangan tersendiri yang menguras stamina para rider sepanjang balapan berlangsung. (*)

iklan warung gazebo