Banyuwangi, seblang.com – Target penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi sempat meleset. Kampus yang awalnya ditargetkan rampung sebelum tahun ajaran baru dimulai itu kini berpacu dengan waktu. Pemerintah membidik akhir Juli 2026 sebagai batas penyelesaian agar ratusan siswa bisa pindah ke gedung baru pada Agustus mendatang.
Pembangunan kompleks sekolah yang berdiri di atas lahan tujuh hektare di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, kini telah mencapai progres sekitar 88 persen. Sejumlah pekerjaan memasuki tahap akhir setelah sebelumnya target penyelesaian pada 20 Juni bergeser.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono optimistis target terbaru dapat dipenuhi sehingga kegiatan belajar mengajar segera dipusatkan di kampus permanen.
“Alhamdulillah progres pembangunan setiap gedung sudah mencapai 85-90 persen. Jika pembangunan sesuai target, insyaallah Agustus nanti gedung ini sudah bisa ditempati para siswa,” ujar Mujiono saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat dan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi orang tua dan calon siswa, Selasa (14/7/2026).
Selama pembangunan belum tuntas, siswa Sekolah Rakyat masih menjalani kegiatan belajar di dua lokasi, yakni Balai Diklat Pemkab Banyuwangi di Kecamatan Licin dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Muncar.










