Unitri Resmikan Fakultas Pertanian di Wagir, Dorong Kemandirian Pertanian Kabupaten Malang

by -6 Views
Wartawan: Achmad Suseno
Editor: Herry W. Sulaksono
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah kabupaten Malang, Prasetya Arum Anggorowati didampingi Rektor Universitas Tribuana Tunggadewi dan perwakilan OPD saat pengguntingan pita peresmian kampus baru
aston banyuwangi

“Fakultas Pertanian ini merupakan kawasan pertanian sekaligus ruang belajar terbuka. Di sini teori bertemu dengan praktik langsung,” ungkapnya.

Menurut Dodi, kawasan tersebut akan menjadi semacam laboratorium hidup bagi mahasiswa dan dosen. Berbagai kegiatan seperti pelatihan, penguatan lapangan pertanian, riset, hingga pengembangan agribisnis akan dilakukan di kawasan tersebut.

Ini menjadi laboratorium hidup milik Unitri. Ada pelatihan, penguatan lapangan pertanian, riset dan semua yang berhubungan dengan pertanian serta agribisnis,” jelasnya.

Sekitar 400 mahasiswa dan dosen nantinya akan melakukan aktivitas belajar dan bekerja di Kampus III tersebut. Mereka tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga melihat secara langsung persoalan pertanian yang ada di lingkungan sekitar.

Dodi menegaskan, keberadaan kampus harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, Unitri membuka ruang kolaborasi dengan warga sekitar, termasuk dalam pengembangan UMKM berbasis potensi lokal.

“Kita mendapatkan potensi pertanian yang ada di kawasan ini dan akan berkolaborasi dengan warga masyarakat sekitar, termasuk dalam menggerakkan UMKM,” katanya.

Ia menambahkan, kampus tidak boleh hanya menjadi tempat mahasiswa mengejar gelar akademik. Mahasiswa justru harus didorong untuk mampu membaca persoalan di lapangan dan menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan.

“Kampus kecil Unitri harus mampu mencetak dan menghasilkan inovasi yang besar. Mahasiswa harus bisa melihat permasalahan pertanian di wilayah ini dan menciptakan inovasi baru,” tegasnya.

Dodi berharap kehadiran Fakultas Pertanian Unitri di Agro Edupark dapat menjadi bagian dari upaya membangun pertanian berkelanjutan di Kabupaten Malang.

“Kami tidak bisa bergerak sendiri. Dengan kolaborasi, kita bisa mewujudkan apa yang diinginkan dan bersama-sama menjawab tantangan zaman,” pungkasnya.//////////

iklan warung gazebo