UEA Tinjau Progres TPS3R Kertosari Banyuwangi, Ipuk: Investasi untuk Lingkungan dan Masa Depan

by -14 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

“Kami juga ingin melihat proses edukasi perubahan perilaku masyarakat dan sistem pengumpulan sampah yang sudah berjalan,” tambah Reinier.

TPS3R Kertosari mulai dibangun pada awal Juli 2026 di atas lahan seluas 1,5 hektare dan ditargetkan selesai dalam 10 bulan. Fasilitas tersebut dirancang mengolah sekitar 50 ton sampah per hari untuk melayani Kecamatan Banyuwangi dan wilayah sekitarnya, sehingga dapat mengurangi volume sampah yang dikirim ke tempat pemrosesan akhir (TPA).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut dukungan dari UEA menjadi bagian penting dalam transformasi pengelolaan sampah berkelanjutan di Banyuwangi.

“Kerja sama ini bukan hanya investasi bagi keberlanjutan lingkungan, tetapi juga bagi kesehatan generasi masa depan dan daya saing ekonomi daerah,” ujar Ipuk.

Ipuk menjelaskan transformasi pengelolaan sampah di Banyuwangi dimulai sejak 2017 melalui Project STOP dengan pembangunan TPS3R Tembokrejo di Kecamatan Muncar. Program kemudian berlanjut melalui Banyuwangi Hijau Fase I dengan pembangunan TPS3R Balak yang didukung Pemerintah Norwegia.

Selanjutnya, Banyuwangi Hijau Fase II menghadirkan pembangunan TPS3R Karetan di Kecamatan Purwoharjo dengan dukungan Pemerintah Austria. Kini, Banyuwangi Hijau Fase III dilanjutkan melalui pembangunan TPS3R Kertosari yang didukung Clean Rivers UEA.

“Selain Program Banyuwangi Hijau, kami juga akan mendapatkan dukungan pembangunan TPS3R Wongsorejo yang didanai Kementerian Pekerjaan Umum,” pungkas Ipuk.////////

iklan warung gazebo