Banyuwangi, seblang.com — Guna mendukung percepatan investasi serta memastikan keandalan pasokan listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menggelar Apel Siaga Gelar Peralatan dan Personel Kontrak Hasil Satuan (KHS) Jasa Konstruksi Zona 4 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Barat Stadion Diponegoro, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan diawali dengan apel bersama yang diikuti seluruh pegawai PLN UP3 Banyuwangi dan para mitra kerja (vendor). Setelah apel, dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan personel serta kelaikan peralatan kerja milik mitra.
Pelaksana Harian (Plh) Manager PLN UP3 Banyuwangi, Dwi Sudjarwadi, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan maupun pemeriksaan rutin. Menurutnya, apel siaga merupakan bentuk komitmen bersama antara PLN dan seluruh mitra kerja untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia, material, serta peralatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Selama ini, kesiapsiagaan sering dimaknai sebatas menjaga keandalan pasokan listrik, melaksanakan pemeliharaan jaringan, dan mempercepat pemulihan gangguan. Hal itu memang penting, tetapi saat ini tantangan yang kita hadapi jauh lebih besar,” ujar Dwi dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, kesiapan personel dan peralatan kini juga harus mampu mendukung percepatan layanan pasang baru maupun perubahan daya. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjawab kebutuhan investasi yang terus berkembang di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Situbondo, mulai dari sektor industri, pariwisata, UMKM, pertanian modern, hingga berbagai proyek strategis lainnya.
“Ketika kita mampu memberikan pelayanan pasang baru dan perubahan daya secara cepat, sesungguhnya kita tidak hanya membangun jaringan listrik, tetapi juga turut menggerakkan roda perekonomian dan mendukung pertumbuhan daerah,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Dwi juga menekankan tiga hal penting kepada seluruh mitra KHS, yakni memastikan seluruh peralatan, kendaraan operasional, dan material dalam kondisi prima serta memenuhi standar keselamatan ketenagalistrikan; mengutamakan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) secara lengkap dan kepatuhan terhadap SOP; serta memperkuat sinergi, kecepatan, dan profesionalisme dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Sementara itu, Assistant Manager Konstruksi Distribusi PLN UP3 Banyuwangi, Hari Purnomo, menjelaskan bahwa proses pengecekan dilakukan secara detail menggunakan lembar pemeriksaan (checklist) yang terukur.
“Hari ini kami memastikan seluruh peralatan dan personel dari masing-masing mitra telah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Hal ini untuk memastikan PLN siap melaksanakan pekerjaan pasang baru, pemeliharaan Jaringan Tegangan Rendah (JTR), maupun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) secara optimal,” jelas Hari.
Ia menambahkan, di wilayah Banyuwangi terdapat tujuh mitra kerja yang tergabung dalam kontrak KHS Jasa Konstruksi Zona 4 Tahun 2026. Selain itu, kegiatan gelar peralatan dan personel Zona 4 juga diikuti oleh PLN UP3 Situbondo yang bekerja sama dengan dua mitra kerja setempat.
Melalui sinergi yang kuat dalam pelaksanaan kontrak KHS tersebut, PLN berharap kualitas pelayanan kelistrikan kepada masyarakat semakin meningkat, baik dari sisi keandalan, keamanan, maupun kecepatan layanan, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi daerah.////////











