Teriakan tersebut membuat warga berdatangan. Mereka berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum penanganan dilakukan petugas Damkarmat.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.15 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang tersisa.
“Setelah api padam, kami lakukan overhaul. Area yang terbakar kami periksa dan dinginkan untuk mengantisipasi api kembali menyala,” jelas Edy.
Peni dan cucunya berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Namun, bangunan dan sejumlah perabot rumah terbakar. Uang tunai sekitar Rp3 juta juga dilaporkan ikut hangus.
Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
Edy menegaskan dugaan ODGJ sebagai pemicu kebakaran masih berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi.
“Untuk penyebab pastinya masih dalam pendalaman. Dugaan sementara, api bermula dari sofa yang dibakar di teras,” pungkasnya.////////










